Selasa, 10 Desember 2019 WIB

Agen LPG 3 Kg Bertambah di Madina

MS PutraRabu, 07 Agustus 2019 19:12 WIB
MS Putra
Kabag Perekonomian Madina Erman Gaffar dan Ketua DPC Hiswana Migas Tapanuli dan Nias Jony bersama PT MGL agen baru LPG 3 kg di Madina dan pihak Pertamina, di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Rabu (7/8/2019).

Indomedia.co - Jumlah agen LPG 3 kg di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara bertambah seiring kehadiran PT Madina Gas Lestari (MGL). Kehadiran PT MGL untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 kg di Madina.


Dengan kehadiran PT MGL, total agen di Madina saat ini menjadi tiga, kata Kabag Perekonomian Madina Erman Gaffar Nasution didampingi Ketua DPC Hiswana Migas Tapanuli dan Nias Jony usai pertemuan dengan Pertamina, di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Rabu (7/8/2019).


Dijelaskan, pasokan LPG 3 kg di Mandailing Natal saat ini masih kurang. Sehingga penambahan kuota sangat mendesak. Sementara untuk penambahan kuota agen harus bertambah. Maka dari itu kehadiran PT MGL tentu akan mempermudah masyarakat mendapatkan LPG 3 kg.


Sebelumnya sudah ada dua agen LPG 3 kg yaitu PT Panca Hammer dan PT Sinar Habibah, paparnya.


Sedangkan pangkalan LPG 3 kg di Madina saat ini baru 17%, sementara program pemerintah 1 desa 1 pangkalan. Sehingga kekurangan sekitar 300 pangkalan lagi.


"Dari pertemuan tadi pihak Pertamina berencana membuka 312 pangkalan lagi di Mandailing Natal," ucapnya.


Menurut Erman sejak konversi minyak tanah ke LPG, kuota yang didapat Madina baru 115 ribu tabung per bulan, dan kuota tersebut masih jauh dari jumlah kebutuhan masyarakat.


"Hanya saja ada mengatasnamakan agen di luar yang tiga tersebut yakni agen siluman. Kita imbau masyarakat berhati-hati," ungkapnya.


Ketua DPC Hiswana Migas Tapanuli dan Nias Jony mengatakan tetap mensupport agar penambahan kuota untuk Madina terealisasi.


Direktur PT MGL Ayu Brahmana mengatakan kehadiran PT MGL untuk membantu masyarakat pedesaan, pedalaman yang belum mendapatkan LPG 3 kg.


"Kami hadir untuk menyahuti keluhan masyarakat tentang kekurangan LPG 3 kg di daerah Mandailing Natal, dan program 1 desa 1 pangkalan," katanya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

T#g:
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook