Jumat, 15 November 2019 WIB

Hoaks, Struk Tol Jaminan Mendapat Asuransi dan Derek Gratis

Suwardi SinagaSabtu, 08 Juni 2019 19:35 WIB
jasamarga.com
Hoaks.

Indomedia.co - Merespon informasi yang beredar di media sosial mengenai struk bukti transaksi tol, PT Jasa Marga mengkonfirmasi bahwa hal-hal yang diinfokan tersebut adalah hoaks atau tidak benar dan berpotensi membingungkan pengguna jalan tol.


Hal tersebut disampaikan oleh Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti dalam siaran pers, Sabtu (8/6/2019).


Pertama, kesalahan informasi bahwa struk bukti transaksi tol adalah jaminan pengguna jalan berhak mendapat asuransi.


Irra Susiyanti menjelaskan, biaya tol yang dibayarkan pengguna jalan tol hanya untuk membayar jasa jalan tol, tidak dibebankan tambahan biaya premi asuransi. Sehingga tidak ada manfaat asuransi yang dapat diklaim oleh pengguna jalan tol, dengan menunjukkan struk bukti transaksi tol.


Kedua, kesalahan informasi bahwa struk bukti transaksi tol sebagai jaminan pengguna jalan berhak atas derek gratis.


Dijelaskan, seluruh pengguna jalan tol berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Jasa Marga, termasuk fasilitas derek gratis hingga pintu keluar terdekat, jika pengguna jalan tol mengalami masalah dengan kendaraannya. Fasilitas diberikan tanpa harus menunjukkan struk bukti transaksi tol.


"Jika pengguna jalan memiliki kebutuhan untuk diantar sesuai preferensi pengguna jalan, kami akan mengenakan tarif resmi yang info besarannya terdapat dalam setiap mobil derek yang kami operasikan, dan pembayaran yang dilakukan dilengkapi bukti pembayaran resmi (kuitansi)," papar Irra Susiyanti. 


Ketiga, fungsi struk bukti transaksi tol dan apa yang harus dilakukan pengguna jalan saat keadaan darurat.


Kepentingan adanya bukti transaksi tol sebenarnya adalah sebagai bukti penelusuran informasi, jika terjadi hal-hal yang tidak diiinginkan saat di jalan tol, agar Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dapat menangani dengan baik dan cepat, tentunya diperlukan bukti ruas jalan tol yang dilewati beserta waktunya, yang dapat diketahui dari struk bukti transaksi tol.


"Untuk itu kami menyarankan pengguna jalan mengetahui dengan baik ruas jalan dimana mereka berkendara dan mencatat dengan baik nomor call center BUJT," papar Irra Susiyanti. 


Nomor call center Jasa Marga adalah 14080. Bila ada kejadian darurat, disarankan langsung menghubungi call center. Petugas akan datang ke lokasi untuk mengecek dan memverifikasi kondisi di lapangan dan serta melakukan tindak lanjut penanganan sesuai standar operasi yang telah ditetapkan, pungkasnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook