Sabtu, 11 Juli 2020 WIB

27 TKI Ilegal Dari Malaysia Ditemukan Terlantar di Asahan

Suwardi SinagaSabtu, 02 Mei 2020 20:09 WIB
Istimewa
Lanal Tanjung Balai Asahan mengamankan 27 orang TKI telantar di Pantai Sungai Sembilang, Kabupaten Asahan, Sabtu (2/5/2020).

Indomedia.co - Gelombang kedatangan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia masih terus terjadi. Setelah sebelumnya 13 orang telantar dan sempat bermalam di hutan bakau di Asahan pada Jumat (1/5/2020), sebanyak 27 TKI juga ditemukan telantar, tak jauh dari lokasi penemuan sehari sebelumnya, Sabtu (2/5/2020) pagi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima dari Papen Dinas Penerangan Lantamal I Letda Laut (S) Mega Patinurjaya, Sabtu sore, disebutkan, Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan Lantamal I Koarmada I mengamankan 27 orang TKI telantar di Pantai Sungai Sembilang, Kabupaten Asahan.

Awalnya, sekitar pukul 06.30 WIB, Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) TBA I-I-61 Lanal TBA yang berpatroli di perairan laut Asahan menemukan sekelompok orang di tepi Pantai Sungai Sembilang Perairan Asahan.

"Sekelompok orang yang diduga TKI iilegal dari Malaysia diperkirakan baru mendarat pagi tadi," jelas Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin.

Dari pemeriksaan awal, mereka ditelantarkan oleh kapal yang sebelumnya telah menyeberangkan mereka dari Malaysia. Dari 27 orang tersebut, 1 di antaranya 1 perempuan. Mereka dibawa ke Posmat Bagan Asahan dibantu oleh kapal nelayan setempat dengan dikawal Patkamla TBA I-I-61 Lanal TBA.

Para TKI tersebut juga diperiksa oleh Satgas Covid-19 Lanal TBA yakni pengecekan kesehatan, suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan termasuk barang bawaannya. Pemeriksaan itu untuk mengantisipasi masuknya narkoba melalui TKI ilegal tersebut.

Secara terpisah, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksma TNI Abdul Rasyid K mengatakan setelah berkali-kali mengamankan TKI ilegal, akhir pekan merupakan waktu yang biasa digunakan penyelundup untuk memasukkan TKI melalui perairan Asahan.

Patroli TNI AL khususnya Lanal TBA yang merupakan Pangkalan TNI AL Jajaran Lantamal I tidak mengenal libur ataupun akhir pekan sehingga penyelundupan yang terjadi Sabtu pagi ini bisa dideteksi dan diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan penerapan protokol pemeriksaan Covid-19.

Dikatakannya, menurunkan penumpang TKI Ilegal asal Malaysia di pantai yang sulit dijangkau saat ini menjadi pilihan para penyelundup TKI guna menghindari tertangkapnya Patroli Perairan yang dilakukan Kapal-Kapal Patroli TNI AL.

Patroli yang dilakukan di Lanal-lanal jajaran Lantamal I terutama Lanal TBA tetap berusaha menemukan dan mengamankan para TKI untuk dilakukan pemeriksaan terkait dengan Pandemi Covid-19 sehingga penyebaran virus Corona yang memungkinkan dibawa dari luar negeri bisa dideteksi lebih awal.

"Pada saat Pandemi Covid-19, patroli laut di Jajaran Lantamal I lebih ditingkatkan intensitasnya. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi kedatangan TKI Ilegal yang berusaha masuk lewat laut," katanya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook