Selasa, 19 November 2019 WIB

33 Orang Meninggal, Jokowi Tegaskan Rusuh Wamena Bukan Konflik Etnis

Senin, 30 September 2019 14:54 WIB
Humas Setkab RI/Jay
Presiden Jokowi didampingi Mensesneg Pratikno menjawab wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (30/9/2019) siang.

Indomedia.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya korban kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, dalam beberapa hari terakhir.


“33 orang telah meninggal di sana,” kata Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno saat ditanya wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9/2019) siang.


Dilansir dari situs resmi Setkab RI, Presiden menegaskan, bahwa aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua warga. Karena itu, ia meminta jangan ada yang menggeser-geser ini menjadi kayak sebuah konflik etnis.


“Bukan. Ini adalah kelompok kriminal bersenjata yang dari atas dari gunung turun ke bawah dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga,” ungkap Presiden Jokowi.


Menurut Presiden, kepala suku Lembah Baliem di Wamena telah mengimbau seluruh warga untuk tidak mengungsi keluar Wamena.


“Ini saya kira sebuah imbauan baik,” ujarnya.


Selain itu, lanjut Presiden, polisi jug telah menangkap beberapa tersangka yang melakukan pembunuhan dan pembakaran ini di Wamena. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook