Senin, 01 Juni 2020 WIB

33 Orang Meninggal, Jokowi Tegaskan Rusuh Wamena Bukan Konflik Etnis

Senin, 30 September 2019 14:54 WIB
Humas Setkab RI/Jay
Presiden Jokowi didampingi Mensesneg Pratikno menjawab wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (30/9/2019) siang.

Indomedia.co - Presiden Joko Widodo
(Jokowi) menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya
korban kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, dalam beberapa hari terakhir.




“33 orang telah meninggal di sana,” kata
Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno
saat ditanya wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9/2019)
siang.




Dilansir dari situs resmi Setkab RI, Presiden
menegaskan, bahwa aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua
warga. Karena itu, ia meminta jangan ada yang menggeser-geser ini menjadi kayak
sebuah konflik etnis.




“Bukan. Ini adalah kelompok kriminal
bersenjata yang dari atas dari gunung turun ke bawah dan melakukan
pembakaran-pembakaran rumah warga,” ungkap Presiden Jokowi.




Menurut Presiden, kepala suku Lembah
Baliem di Wamena telah mengimbau seluruh warga untuk tidak mengungsi keluar
Wamena.




“Ini saya kira sebuah imbauan baik,”
ujarnya.




Selain itu, lanjut Presiden, polisi jug
telah menangkap beberapa tersangka yang melakukan pembunuhan dan pembakaran ini
di Wamena. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook