Ahad, 08 Desember 2019 WIB

4 Pelaku Penjarahan Mobil Brimob Ternyata Pesanan Seseorang

Sabtu, 15 Juni 2019 21:53 WIB
tribratanews.polri.go.id
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi memberikan keterangan kepada wartawan.

Indomedia.co - Empat pelaku pembakaran dan penjarahan mobil Brimob di Slipi, Jakarta Barat, pada 22 Mei 2019 ternyata dipesan oleh seseorang. Para pelaku dibayar dengan sejumlah uang untuk merusuh hingga melakukan penjarahan.


"Mereka ini dibayar Rp 300 ribu oleh seseorang," ungkap Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, Sabtu (15/6/2019).


Hengki Haryadi mengatakan, berdasarkan pengakuan keempat tersangka, mereka dipesan oleh seseorang untuk ikut dalam aksi 22 Mei 2019 di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Akan tetapi, mereka diminta datang ke sana untuk merusuh.


"Jadi ke sana bukan untuk berdemo, tetapi untuk merusuh dan menjarah," tegas Kapolres Jakarta Barat.


Dilansir dari situs resmi Polri, pelaku penjarah mobil Brimob, Kapolres Jakarta Barat tegaskan, mereka sebagai kelompok kriminal.


"“Jadi saya tegaskan, mereka ini bukan pendemo, tetapi kelompok kriminal yang merusuh," tegas Hengki Haryadi.


Polisi telah mendapatkan identitas soal sosok yang memesan para tersangka. Orang tersebut saat ini masih dicari polisi.


"Sudah kami dapatkan ciri-cirinya dan identitasnya, masih kami kejar," jelas Kapolres.


Seperti diketahui, polisi menangkap empat pelaku penjarahan yang juga merusak dan membakar mobil Brimob. Keempat pelaku adalah SJ alias Vian, IAS alias Dimas, WAI alias Wawan, dan DFP alias Diki. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook