Jumat, 10 Juli 2020 WIB

6 Anggota Polri Alami Luka Saat Amankan Demo di Madina

Suwardi SinagaSenin, 29 Juni 2020 23:40 WIB
Istimewa
Dua anggota Polres Madina yang mengalami luka mendapat perawatan di RSUD Panyabungan, Senin, 29 Juni 2020.

Indomedia.co - Enam anggota Polres Madina mengalami luka-luka saat bersiaga mengamankan aksi demo yang diakibatkan lemparan batu dari kerumunan masyarakat Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara yang anarkis, Senin, 29 Juni 2020.

Keenam anggota Polri ini turut ambil andil mengamankan aksi anarkis massa yg melakukan pelemparan batu dan membakar dua mobil serta satu sepeda motor saat terbakar emosi menyampaikan tuntutannya.

Baca: Sopir Bus Minta Polisi Bubarkan Warga Madina Demo Blokir Jalinsum

Saat dikonfirmasi, Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja membenarkan enam anggota Polri terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa yang ricuh tersebut, Keenam anggota sudah ditangani pihak medis.

Dijelaskan, AKP J Hutajulu mengalami luka robek pada tulang kering kaki kanan. Kemudian Aipda AB Siagian mengalami luka memar di kaki akibat lemparan batu.

Baca: Penyaluran BLT-DD Mompang Julu Sesuai Hasil Musdes

Bripda WA Putra terkilir bahu kiri, sedangkan Bripka AR Kurniawan mengalami luka robek pada kelopak mata sebelah kiri. Luka dan memar di kepala juga dialami Briptu M Arif saat turut langsung mengamankan aksi demo, dan Bripka H Sitorus mengalami luka memar di bagian kepala.

Masih menurut Tatan, enam anggota Polres Madina mengalami luka-luka terjadi akibat aksi demo massa yang terdiri atas mahasiswa dan masyarakat yang tidak dapat mengontrol diri menyampikan aski tuntutan di Jalan Lintas Sumatera Medan-Padang.

Baca: Ricuh Menuntut Pencopotan Kades, Massa Bakar Mobil Dinas Wakapolres Madina

Sejumlah cara sudah dilakukan pihak Kepolisian Resort Madina, mulai dari negosiasi hingga mengedepankan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat. Namun belum menemukan titik terang.

Sampai saat ini aksi demo masih berlangsung akibat belum ditemuakannya titik terang. Pihak TNI dan Polri Madina masih turut berjaga dan siaga di lokasi untuk menghindari terjadinya aksi ricuh susulan, pungkas Tatan. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

T#g:
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook