Rabu, 15 Juli 2020 WIB

6 Terdakwa Kasus Jiwasraya Jalani Sidang Perdana

Suwardi SinagaRabu, 03 Juni 2020 17:12 WIB
Istimewa
Sidang perdana enam terdakwa perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 3 Juni 2020.

Indomedia.co - Tim Jaksa Penuntut Umum Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI bersama-sama dengan Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, melaksanakan sidang perdana enam terdakwa perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 3 Juni 2020.

Keenam terdakwa yakni Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat, Beny Tjokrosaputro, dan Joko Hartono Tirto.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menjelaskan, keenam terdakwa diajukan ke depan pengadilan masing-masing dengan surat dakwaan tindak pidana korupsi primair Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Subsidiair Pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU Nomor 20 Tahun 201 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Khusus untuk terdakwa Beny Tjokrosaputro, selain didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan pertama tersebut di atas, ditambah dengan dakwaan kedua yaitu primair Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP, subsidiar Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Masih menurut Kapuspenkum, lebih khusus lagi untuk terdakwa Heru Hidayat, selain didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan kesatu ditambah dengan dakwaan kedua dan dakwaan ketiga yaitu kedua: Pasal 3 ayat 1 huruf c Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Ketiga: primair Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP, subsidiar Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sidang perdana enam terdakwa tersebut dengan agenda pembacaan surat dakwaan yang dihadiri Tim Jaksa Penuntut Umum Direktorat Penuntutan Jampidsus Kejagung RI dan Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dengan jumlah seluruhnya sebanyak 50 orang Jaksa Penuntut Umum yang terbagi dalam enam Tim JPU masing-masing terdakwa, dan dilaksanakan secara langsung dari ruang sidang utama Pengadilan Tipikor Jakarta yang diperiksa secara bersama sama atas permintaan majelis hakim dan disetujui oleh masing masing Tim JPU dan Tim Penasihat Hukum maupun para terdakwa yang dibacakan hanya surat dakwaan atas nama terdakwa Heru Hidayat karena dakwaan terhadap terdakwa Heru Hidayat sudah mencakup semua perbuatan para terdakwa lainnya.

Selesai pembacaan surat dakwaan, Ketua Mejelis Hakim menetapkan agenda persidangan selanjutnya dengan acara eksepsi dari terdakwa atau penasihat hukum terdakwa yang dijadwalkan dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2020, pungkas Kapuspenkum. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook