Selasa, 07 Juli 2020 WIB

Akhyar Pimpin Razia Masker di Pasar Sentosa Baru, 16 KTP Warga Disita

Suwardi SinagaSenin, 04 Mei 2020 14:49 WIB
Istimewa
Plt Walikota Medan Akhyar Nasution turun langsung memimpin razia penggunaan masker di Pasar Sentosa Baru, Jalan Sentosa Baru, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (4/5/2020).

Indomedia.co - Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Akhyar Nasution turun langsung memimpin razia penggunaan masker di Pasar Sentosa Baru, Jalan Sentosa Baru, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (4/5/2020). Ini dilakukan Akhyar guna melihat kepatuhan dan kedisiplinan warga dalam mengenakan masker sebagai upaya untuk memutus mata rantai Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan.

Razia dilakukan Akhyar didampingi Kasatpol PP Kota Medan HM Sofyan, Camat Medan Perjuangan Afrizal, Kabag Tata Pemerintahan Ridho Nasution, Kabag Humas Arrahman Pane dan PD Pasar. Sampai di Pasar Sentosa Baru, Akhyar mengingatkan kepada seluruh pedagang dan pembeli agar wajib mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

Selanjutnya, Akhyar menuju meja petugas Satpol PP dan melihat kartu tanda penduduk (KTP) warga yang disita akibat tidak mengenakan masker. Sebab, Peraturan Walikota (Perwal) No: 11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 telah resmi diberlakukan berisikan kewajiban bagi seluruh warga di wilayah Kota Medan untuk mengenakan masker. Jika tidak, maka sanksi berupa penyitaan KTP akan dikenakan.

Dari hasil razia yang dilakukan, tercatat ada 16 KTP yang disita. 14 di antaranya milik pembeli/pengunjung pasar dan dua lagi milik pedagang. Kepada para pedagang yang tidak mengenakan masker, selain penyitaan KTP juga akan menerima sanksi pencabutan izin tempat berjualan. Oleh sebab itu, Akhyar berharap seluruh warga dapat patuh dan disiplin pada aturan yang ditetapkan.

Usai melihat KTP hasil razia yang dilakukan, Akhyar mengatakan langkah ini dilakukan untuk mengajak warga agar aktif dan patuh menggunakan masker. Sebab, penggunaan masker bilang Akhyar menjadi salah satu upaya yang dinilai efektif untuk mencegah angka penyebaran sekaligus memutus mata rantai Covid-19.

"Sesuai rencana, hari ini kita mulai lakukan tindakan sanksi adminstratif bagi warga yang tidak mengenakan masker. Pada dasarnya, kebijakan ini dibuat bukan untuk membuat masyarakat sulit atau menyusahkan warga. Justru ini demi kebaikan kita semua. Apalagi, secara medis, mata rantai Covid-19 bisa diputus jika kita semua mengenakan masker. Siapapun tanpa terkecuali, baik yang sakit maupun yang sehat," kata Akhyar.

Diungkapkan Akhyar, penyitaan KTP warga akan berlangsung selama tiga hari oleh Satpol PP Kota Medan. Ini akan terus berlangsung selama wabah Covid-19 masih terjadi di Kota Medan.

"Bagi siapapun yang berada di Kota Medan, kami ingatkan agar memakai masker. Mungkin kita merasa tidak nyaman. Namun, masker yang kita gunakan saat ini justru menyelamatkan diri dan orang lain. Karena, tidak mengenakan masker berpotensi dapat menularkan virus," jelasnya.

Selanjutnya, agar Perwal No: 11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 dapat diketahui oleh masyarakat, Akhyar menginstruksikan kepada PD Pasar untuk melakukan sosialisasi ke semua pasar di Kota Medan.

"Mari saling mengingatkan. Dibutuhkan kerja sama agar wabah ini segera berakhir," tegas Akhyar kepada para pedagang sekitar.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Medan HM Sofyan mengaku razia akan dilakukan secara rutin. Untuk penyitaan KTP bilangnya berlangsung selama tiga hari. Diharapkan, razia yang dilakukan dapat memberikan dan meningkatkan kesadaran seluruh warga untuk mengenakan masker saat berada di luar rumah.

"Kami imbau dan kami ingatkan agar seluruh warga memakai masker. Jika tidak, KTPnya akan disita selama tiga hari. Kami mohon kerja samanya. Sebab, razia ini akan kami lakukan di semua titik Kota Medan," tegas Sofyan seraya mengungkapkan KTP yang disita bisa diambil kembali di Kantor Satpol PP Kota Medan dengan membawa lembar berita acara yang diterima warga dan tidak boleh diwakili. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

T#g:
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook