Kamis, 04 Juni 2020 WIB

Antisipasi Kabut Asap, Wakil Wali Kota Medan: Gunakan Masker di Luar Rumah

Suwardi SinagaJumat, 20 September 2019 23:43 WIB
Istimewa
Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menghadiri Rakor Karhutla di Wilayah Sumut, di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (20/9/2019).



Indomedia.co - Maraknya
kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menghasilkan kabut asap mulai
berdampak hingga Kota Medan. Untuk itu, warga Kota Medan diharapkan dapat
menjaga kesehatan dengan cara mencegah tidak keluar rumah jika tidak ada
keperluan yang mendesak. Hal ini dilakukan guna meminimalisir menghirup udara
yang kini sedang tidak sehat.




Kota Medan juga sudah mulai tercemar
kabut asap dari dampaknya karhutla ini. Saya berharap warga Medan dapat
melindungi dan menjaga kesehatannya masing-masing. Kurangi aktivitas yang tidak
terlalu penting, jika terpaksa keluar rumah, gunakan masker untuk mencegah asap
tidak terhirup langsung,
kata Wakil
Wali Kota Medan Akhyar Nasution usai menghadiri Rapat K
oordinasi Karhutla di Wilayah Sumut, di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumatera
Utara,
Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (20/9/2019).




Wakil Wali Kota juga mengingatkan bagi warga
Kota Medan yang terkena imbas asap ini agar segera berobat ke puskesmas dan
rumah sakit yang ada di Kota Medan. Dikatakannya, penyakit Infeksi Saluran
Pernapasan
Atas (ISPA) dan
lainnya, akan terus meningkat seiring dengan kiriman asap dari daerah yang
terdampak karhutla.




"Bagi warga Kota Medan yang terkena ISPA
dan lainnya agar segera berobat ke puskesmas ataupun rumah sakit yang ada di
Kota Medan. Karena tidak bisa dipungkiri dampak asap ini semakin terasa dan
mempengaruhi aktifitas kita," ungkap Akhyar.




Mantan Anggota
DPRD
Medan ini selanjutnya berharap karhutla
dapat segera teratasi. Ia berharap P
olri dan
TNI segera menemukan para pelaku pembakaran hutan dan lahan agar
mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang telah dilakukannya.




"Kita berharap kedepannya tidak ada lagi
karhutla karena sangat mengganggu dan berdampak besar bagi masyarakat, bukan
hanya di Kota Medan, namun hingga ke negara luar. Selain itu, kita berharap P
olri dan TNI segera menemukan para pelaku yang membakar
hutan dan lahan tersebut. Demi keuntungan pribadi mereka, masyarakat bahkan
hewan pun menjadi korbannya," pungkas Akhyar.




Sebelumnya Gubernur Sumut Edy
Rahmayadi memberikan arahan kepada Wali Kota/Bupati dalam upaya mencegah dan
penanganan kebakaran hutan dan lahan. Adapun 11 arahan Gub
ernur yakni agar seluruh komponen pemerintah dan
masyarakat peduli terhadap dampak karhutla. Kemudian membentuk posko kesehatan
akibat asap karhutla dan membagikan masker kepada masyarakat yang terdampak
karhutla.




Kemudian lanjut Gubernur, dilakukannya sinergitas antara Polri, TNI dan pemerintah untuk melakukan pemantauan hotspot di lapangan. Bagi pengusaha agar
dapat melengkapi infrastruktur guna mendukung pencegahan dan penanganan asap
akibat karhutla, serta terus berkordinasi secara intensif dengan jajaran TNI/P
olri/pemerintah/Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan lainnya.




Selanjutnya, tegas Gubernur, kepala daerah harus tetap berada di
wilayahnya masing-masing. Lalu,  meningkatkan kepedulian dan segera
menyiapkan penanganan yang komprehensif, serta mengambil tindakan tertentu
dalam keadaan mendesak/darurat terkait pengelolaan keuangan daerah melalui
belanja tak diduga.




Di samping itu juga tambah Gubernur, mendukung proses penegakan hukum terhadap
setiap pelanggaran akibat karhutla serta mempedomani
Instruksi Presiden No 11 Tahun 2015 tentang Peningkatan
Pengendalian Karhutla dan Peraturan Perundang-Undangan lainnya.




"Bukan hanya di Riau, karhutla yang
terjadi di Labusel dan Dairi juga sangat meresahkan kita. Bukan kita saja yang
merasa tidak nyaman, bahkan hewan saja pun mati akibat asap-asap tersebut. Jadi
marilah kita bergandengan tangan seluruh Wali Kota, Bupati, Forkopimda, pengusaha,
dan masyarakat di Sumut untuk bersama bumi kita ini. Jika bukan kita yang
menjaganya, bumi ini akan hancur dan generasi muda tidak dapat menikmati
indahnya alam ini," kata Gub
ernur.




Selain Wakil Wali Kota Medan, turut hadir
Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Wakapolda Brigjen Pol Mardiaz Kusin
Dwihananto, Pangkosek Hanudnas III
Marsma
TNI Jhon Amarul,
Danlantamal I Laksma TNI Abdul Rasyid, Bupati/Wali Kota se-Sumut, Kepala BPBD
S
umut Riadil Akhir Lubis, Dandim/Danrem se-Sumut, Kapolres se-Sumut, OPD
Pemprov Sumut, PTPN,
dan pemegang i
zin. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook