Ahad, 20 Oktober 2019 WIB

Antisipasi Kabut Asap, Wakil Wali Kota Medan: Gunakan Masker di Luar Rumah

Suwardi SinagaJumat, 20 September 2019 23:43 WIB
Istimewa
Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menghadiri Rakor Karhutla di Wilayah Sumut, di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (20/9/2019).

Indomedia.co - Maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menghasilkan kabut asap mulai berdampak hingga Kota Medan. Untuk itu, warga Kota Medan diharapkan dapat menjaga kesehatan dengan cara mencegah tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Hal ini dilakukan guna meminimalisir menghirup udara yang kini sedang tidak sehat.


Kota Medan juga sudah mulai tercemar kabut asap dari dampaknya karhutla ini. Saya berharap warga Medan dapat melindungi dan menjaga kesehatannya masing-masing. Kurangi aktivitas yang tidak terlalu penting, jika terpaksa keluar rumah, gunakan masker untuk mencegah asap tidak terhirup langsung, kata Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution usai menghadiri Rapat Koordinasi Karhutla di Wilayah Sumut, di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (20/9/2019).


Wakil Wali Kota juga mengingatkan bagi warga Kota Medan yang terkena imbas asap ini agar segera berobat ke puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Medan. Dikatakannya, penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan lainnya, akan terus meningkat seiring dengan kiriman asap dari daerah yang terdampak karhutla.


"Bagi warga Kota Medan yang terkena ISPA dan lainnya agar segera berobat ke puskesmas ataupun rumah sakit yang ada di Kota Medan. Karena tidak bisa dipungkiri dampak asap ini semakin terasa dan mempengaruhi aktifitas kita," ungkap Akhyar.


Mantan Anggota DPRD Medan ini selanjutnya berharap karhutla dapat segera teratasi. Ia berharap Polri dan TNI segera menemukan para pelaku pembakaran hutan dan lahan agar mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang telah dilakukannya.


"Kita berharap kedepannya tidak ada lagi karhutla karena sangat mengganggu dan berdampak besar bagi masyarakat, bukan hanya di Kota Medan, namun hingga ke negara luar. Selain itu, kita berharap Polri dan TNI segera menemukan para pelaku yang membakar hutan dan lahan tersebut. Demi keuntungan pribadi mereka, masyarakat bahkan hewan pun menjadi korbannya," pungkas Akhyar.


Sebelumnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberikan arahan kepada Wali Kota/Bupati dalam upaya mencegah dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Adapun 11 arahan Gubernur yakni agar seluruh komponen pemerintah dan masyarakat peduli terhadap dampak karhutla. Kemudian membentuk posko kesehatan akibat asap karhutla dan membagikan masker kepada masyarakat yang terdampak karhutla.


Kemudian lanjut Gubernur, dilakukannya sinergitas antara Polri, TNI dan pemerintah untuk melakukan pemantauan hotspot di lapangan. Bagi pengusaha agar dapat melengkapi infrastruktur guna mendukung pencegahan dan penanganan asap akibat karhutla, serta terus berkordinasi secara intensif dengan jajaran TNI/Polri/pemerintah/Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan lainnya.


Selanjutnya, tegas Gubernur, kepala daerah harus tetap berada di wilayahnya masing-masing. Lalu,  meningkatkan kepedulian dan segera menyiapkan penanganan yang komprehensif, serta mengambil tindakan tertentu dalam keadaan mendesak/darurat terkait pengelolaan keuangan daerah melalui belanja tak diduga.


Di samping itu juga tambah Gubernur, mendukung proses penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran akibat karhutla serta mempedomani Instruksi Presiden No 11 Tahun 2015 tentang Peningkatan Pengendalian Karhutla dan Peraturan Perundang-Undangan lainnya.


"Bukan hanya di Riau, karhutla yang terjadi di Labusel dan Dairi juga sangat meresahkan kita. Bukan kita saja yang merasa tidak nyaman, bahkan hewan saja pun mati akibat asap-asap tersebut. Jadi marilah kita bergandengan tangan seluruh Wali Kota, Bupati, Forkopimda, pengusaha, dan masyarakat di Sumut untuk bersama bumi kita ini. Jika bukan kita yang menjaganya, bumi ini akan hancur dan generasi muda tidak dapat menikmati indahnya alam ini," kata Gubernur.


Selain Wakil Wali Kota Medan, turut hadir Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Wakapolda Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Jhon Amarul, Danlantamal I Laksma TNI Abdul Rasyid, Bupati/Wali Kota se-Sumut, Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, Dandim/Danrem se-Sumut, Kapolres se-Sumut, OPD Pemprov Sumut, PTPN, dan pemegang izin. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook