Sabtu, 22 Februari 2020 WIB

Bangkai Babi di Sungai Bederah Mencapai Ratusan

M JawiSelasa, 05 November 2019 22:51 WIB
Istimewa
Bangkai babi, di Sungai Bederah, Selasa (5/11/2019).

Indomedia.co - Setelah menerima informasi
adanya bangkai babi di aliran Sungai ‎Bederah, Kecamatan Medan Marelan, Kota
Medan, Provinsi Sumatera Utara, pihak kecamatan langsung turun ke lokasi.




"Kalau yang kami pantau ada ratusan.
Kalau wilayah kami tidak ada membuang bangkai babi. Ini aliran dari beberapa
kabupaten hingga mengalir wilayah kami," kata Camat Medan Marelan M Yunus
usai menyusuri Sungai Bederah, Selasa (5/11/2019).




Yunus mengungkapkan pihaknya sudah
mengarahkan kepala lingkungan di Kecamatan Medan Marelan, untuk melakukan
pemantauan dan ‎mengintai oknum tidak bertanggung jawab yang membuang bangkai
babi tersebut.




"Jadi, kami sejak dari pagi
mengadakan pemantauan. Kemudian, terhadap seluruh kepling untuk mendata hewan
kaki empat di tempat ini khususnya babi yang mati," ungkapnya.




Pihak Kecamatan Medan Marelan sudah
menerima laporan dari masyarakat sekitar terkait ditemukan bangkai babi, sejak
Sabtu (2/11/2019) kemarin. Namun, hingga hari ini jumlah bangkai babi ditemukan
semakin banyak.




"Jadi Informasi ini sudah kami terima
kira-kira empat hari yang lalu," tutur Yunus.




Dengan kondisi ini, Yunus menjelaskan
bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Kota Medan
dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan. Termasuk dengan pihak kepolisian untuk
bersama-sama menangkap orang membuang bangkai babi tersebut.




"Berkoordinasi dengan polisi sudah,
bersiaga terus di tempat tempat rawan mungkin oknum-oknum buang bangkai babi ke
sungai," jelasnya.




Yunus menegaskan bahwa untuk antisipasinya
ada beberapa langkah dilakukan seperti mengevakuasi bangkai babi tersebut dan
menguburkan. Sedangkan, bangkai babi yang lembek untuk segera ditenggelamkan
agar lebur dengan air sungai.




"Kita pinggirkan kita cari yang
sanggup mengangkat. Itu kondisinya sudah empat hari mati susah mau ditarik aja
sudah melebur dia, babi sudah lembek, ada juga yang tarik ke darat. Yang
sangkut-sangkut kita alirkan itu antisipasi kita," ungkapnya.




Yunus menambahkan, pihaknya akan membawa
oknum pembuang bangkai babi ke ranah hukum. Karena, peristiwa itu sudah
berdampak dan membuat pencemaran lingkungan.




"Sekaligus menyiagakan kepling-kepling
dan babinsa untuk mencari tahu oknum yang membuang babi. Bila mengetahuinya,
akan kita koordinasikan dengan Kapolsek Medan Labuhan," pungkasnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook