Kamis, 14 November 2019 WIB

Bangkai Babi di Sungai Bederah Mencapai Ratusan

M JawiSelasa, 05 November 2019 22:51 WIB
Istimewa
Bangkai babi, di Sungai Bederah, Selasa (5/11/2019).

Indomedia.co - Setelah menerima informasi adanya bangkai babi di aliran Sungai ‎Bederah, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pihak kecamatan langsung turun ke lokasi.


"Kalau yang kami pantau ada ratusan. Kalau wilayah kami tidak ada membuang bangkai babi. Ini aliran dari beberapa kabupaten hingga mengalir wilayah kami," kata Camat Medan Marelan M Yunus usai menyusuri Sungai Bederah, Selasa (5/11/2019).


Yunus mengungkapkan pihaknya sudah mengarahkan kepala lingkungan di Kecamatan Medan Marelan, untuk melakukan pemantauan dan ‎mengintai oknum tidak bertanggung jawab yang membuang bangkai babi tersebut.


"Jadi, kami sejak dari pagi mengadakan pemantauan. Kemudian, terhadap seluruh kepling untuk mendata hewan kaki empat di tempat ini khususnya babi yang mati," ungkapnya.


Pihak Kecamatan Medan Marelan sudah menerima laporan dari masyarakat sekitar terkait ditemukan bangkai babi, sejak Sabtu (2/11/2019) kemarin. Namun, hingga hari ini jumlah bangkai babi ditemukan semakin banyak.


"Jadi Informasi ini sudah kami terima kira-kira empat hari yang lalu," tutur Yunus.


Dengan kondisi ini, Yunus menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Kota Medan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan. Termasuk dengan pihak kepolisian untuk bersama-sama menangkap orang membuang bangkai babi tersebut.


"Berkoordinasi dengan polisi sudah, bersiaga terus di tempat tempat rawan mungkin oknum-oknum buang bangkai babi ke sungai," jelasnya.


Yunus menegaskan bahwa untuk antisipasinya ada beberapa langkah dilakukan seperti mengevakuasi bangkai babi tersebut dan menguburkan. Sedangkan, bangkai babi yang lembek untuk segera ditenggelamkan agar lebur dengan air sungai.


"Kita pinggirkan kita cari yang sanggup mengangkat. Itu kondisinya sudah empat hari mati susah mau ditarik aja sudah melebur dia, babi sudah lembek, ada juga yang tarik ke darat. Yang sangkut-sangkut kita alirkan itu antisipasi kita," ungkapnya.


Yunus menambahkan, pihaknya akan membawa oknum pembuang bangkai babi ke ranah hukum. Karena, peristiwa itu sudah berdampak dan membuat pencemaran lingkungan.


"Sekaligus menyiagakan kepling-kepling dan babinsa untuk mencari tahu oknum yang membuang babi. Bila mengetahuinya, akan kita koordinasikan dengan Kapolsek Medan Labuhan," pungkasnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook