Kamis, 14 November 2019 WIB

Bangkai Babi Masih Terus Mengambang di Sungai Bederah, Warga Mengeluh

M JawiJumat, 08 November 2019 14:01 WIB
Istimewa
Bangkai babi masih ditemukan mengambang Sungai Bederah, Jalan Aminuddin/Jalan Benteng, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (8/11/2019).

Indomedia.co - Masyarakat di Jalan Aminuddin/Jalan Benteng, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara masih mengeluhkan bau bangkai babi yang berasal dari Sungai Bederah di kawasan tersebut.

 

Kepala Lingkungan IX Terjun Syamsul Bahri mengatakan bangkai babi yang belum diketahui asalnya dari mana itu masih terus mengambang di Sungai Bederah sampai saat ini.

 

"Sampai pagi tadi, masih banyak bangkai babi yang tersangkut di Sungai Bederah dan bau menyengat dari bangkai itu terus tercium oleh warga yang melintas di Jalan Benteng ini," kata Syamsul, Jumat (8/11/2019).

 

Menurut Syamsul bangkai babi itu banyak terlihat mengambang menjelang Magrib dan malam hari.

 

"Tadi malam ada sekitar puluhan bangkai babi yang terlihat terbawa arus karena air naik akibat hujan," ucapnya.

 

"Dan pagi tadi juga masyarakat mencoba membersihkan bangkai-bangkai babi yang tersangkut di tepi sungai agar tidak menimbulkan bau menyengat," sambung Syamsul.

 

Syamsul menuturkan bahwa beberapa hari ini, pihak kelurahan dan kecamatan sudah turun untuk membersihkan bangkai-bangkai babi tersebut. Namun, bangkai babi itu masih terus ada dan tidak tahu dari mana asalnya.

 

"Padahal, di daerah ini tidak ada peternak babi. Kami juga tidak tahu dari mana orang membuang bangkai babi ini," tuturnya.

 

Akibat masih banyaknya bangkai babi tersebut, Syamsul mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang biasanya memancing ikan di aliran Sungai Bederah, saat ini takut untuk mancing ikan.

 

"Banyak warga yang tidak berani mancing ikan takut mereka terkena penyakit. Apalagi yang mau mengambil air sungai itu," ungkapnya.

 

Syamsul berharap pihak pemerintahan dan pihak keamanan dapat mengungkap siapa yang membuang bangkai-bangkai babi tersebut.

 

"Semoga cepat diketahui siapa yang membuang bangkai-bangkai babi ini agar tidak membuat masyarakat resah," harapnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook