Kamis, 20 Februari 2020 WIB

Bangkai Babi Masih Terus Mengambang di Sungai Bederah, Warga Mengeluh

M JawiJumat, 08 November 2019 14:01 WIB
Istimewa
Bangkai babi masih ditemukan mengambang Sungai Bederah, Jalan Aminuddin/Jalan Benteng, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (8/11/2019).

Indomedia.co - Masyarakat di Jalan Aminuddin/Jalan
Benteng, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi
Sumatera Utara masih mengeluhkan bau bangkai babi yang berasal dari Sungai
Bederah di kawasan tersebut.

 

Kepala Lingkungan IX
Terjun Syamsul Bahri mengatakan bangkai babi yang belum diketahui asalnya dari
mana itu masih terus mengambang di Sungai Bederah sampai saat ini.

 

"Sampai pagi
tadi, masih banyak bangkai babi yang tersangkut di Sungai Bederah dan bau
menyengat dari bangkai itu terus tercium oleh warga yang melintas di Jalan
Benteng ini," kata Syamsul, Jumat (8/11/2019).

 

Menurut Syamsul bangkai
babi itu banyak terlihat mengambang menjelang Magrib dan malam hari.

 

"Tadi malam ada
sekitar puluhan bangkai babi yang terlihat terbawa arus karena air naik akibat
hujan," ucapnya.

 

"Dan pagi tadi
juga masyarakat mencoba membersihkan bangkai-bangkai babi yang tersangkut di
tepi sungai agar tidak menimbulkan bau menyengat," sambung Syamsul.

 

Syamsul menuturkan
bahwa beberapa hari ini, pihak kelurahan dan kecamatan sudah turun untuk
membersihkan bangkai-bangkai babi tersebut. Namun, bangkai babi itu masih terus
ada dan tidak tahu dari mana asalnya.

 

"Padahal, di
daerah ini tidak ada peternak babi. Kami juga tidak tahu dari mana orang
membuang bangkai babi ini," tuturnya.

 

Akibat masih banyaknya
bangkai babi tersebut, Syamsul mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang
biasanya memancing ikan di aliran Sungai Bederah, saat ini takut untuk mancing
ikan.

 

"Banyak warga
yang tidak berani mancing ikan takut mereka terkena penyakit. Apalagi yang mau
mengambil air sungai itu," ungkapnya.

 

Syamsul berharap pihak
pemerintahan dan pihak keamanan dapat mengungkap siapa yang membuang
bangkai-bangkai babi tersebut.

 

"Semoga cepat
diketahui siapa yang membuang bangkai-bangkai babi ini agar tidak membuat
masyarakat resah," harapnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook