Ahad, 12 Juli 2020 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Aceh Tengah

Suwardi SinagaRabu, 13 Mei 2020 21:40 WIB
BNPB
Banjir bandang terjadi di Desa Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Rabu (13/1/2020) pukul 15.00 WIB.

Indomedia.co - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan telah terjadi bencana alam banjir bandang di Desa Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Rabu (13/1/2020) pukul 15.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis kepada awak media.

Peristiwa tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi ditambah kondisi tanah perbukitan yang labil. Akibatnya air beserta lumpur mengalir deras membawa material lain bahkan sejumlah kendaraan juga turut terseret.

Kepala Pelaksana BPBA Sunawardi segera mengambil tindakan setelah mendapat laporan dengan menerjunkan tim untuk kaji cepat dan mendata korban jiwa serta kerugian.

"Kami sedang menunggu tim kaji cepat dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah untuk mendata korban jiwa, rumah yang terdampak maupun dampak materil lainnya," jelas Sunawardi.

Dalam keterangan terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tengah Ishak menyebutkan bahwa bencana tersebut berdampak pada sedikitnya tiga desa yakni Kampung Paya Tumpi Baru, Kampung Paya Tumpi Induk, dan Kampung Daling Bebese.

Selain itu banjir bandang juga menyebabkan ruas jalan Takengon menuju Bireun dan beberapa jalan di sekitarnya terputus.

Pihaknya sedang berupaya membuka jalur tersebut agar akses jalan kembali normal.

"Pada saat ini kami sedang melakukan pembukaan jalan yang tertimbun (material longsor) agar akses jalan kembali normal dan membentuk posko pengunsian untuk dua kampung, yakni Tumpi Induk dan Paya Tumpi Baru," jelas Ishak.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak empat orang untuk membantu proses kaji cepat dan keperluan mendesak lainnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook