Ahad, 05 Juli 2020 WIB

Banjir dan Longsor di Kepulauan Sangihe, 2 Orang Meninggal

Suwardi SinagaSabtu, 04 Januari 2020 15:38 WIB
BNPB
Banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 05.30 WITA.

Indomedia.co - Peristiwa bencana alam banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 05.30 WITA. Bencana tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sejumlah warga luka-luka dan puluhan rumah penduduk rusak.


Demikian disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis kepada awak media, Sabtu (4/1/2020).


Adapun data korban meninggal dunia dan luka-luka serta kerusakan rumah sebagai berikut.


Meninggal Dunia

1. Lahode Mangape (L), umur 83 tahun, warga Lindongan II, Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu. Korban meninggal karena hanyut terbawa arus banjir bandang dan sempat ditemukan warga disekitar pantai kampung Lebo pada pukul 08.00 WITA dalam keadaan hidup, namun setelah dievakuasi ke puskesmas terdekat korban meninggal dunia.

2. Armando Makanagin (L), umur 18 tahun warga Lindongan III, Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu.


Korban Luka

1. Wilmar Budiman (L), 72 tahun, dirawat di Rumah Sakit Liun Kendaghe

2. Utce Makawimbang (P), 46 tahun, dirawat di Puskesmas Managanitu

3. Valen Pubikiran (L), 13 tahun, dirawat di Puskesmas Manganitu


Kerusakan/Hilang Rumah

1. Keluarga Aroyo-Diamanis

2. Keluarga Budiman-Gahaube

3. Keluarga Lorina-Gahamendu

4. Keluarga Mangape-Lahamendu

5. Keluarga Budiman-Kantohe

6. Keluarga Pebukiran-Makawimbang

7. Keluarga Budiman-Antarani

8. Keluarga Budiman-Tatara

9. Keluarga Sumihing-Lahapo

10. Keluarga Makanangin-Lahapo

11. Keluarga Keke-Adipati

12. Keluarga Sumanto-Sasela

13. Keluarga Lahamendu-Tatangihe

14. Keluarga Lahengko-Muli

15. Keluarga Dareno-Masambe

16. Keluarga Ngantung-Briel

17. Keluarga Sinadia-Bulanpia

18. Keluarga Makarore-Diamanis

19. Keluarga Ontak-Badu

20. Keluarga Ramenhasare-Wekes

21. Keluarga Ramikore-Ramenhasare

22. Keluarga Pilat-Manihai

23. Keluarga Kakoti-Laumbure

24. Keluarga Sandala-Kondoahi

25. Keluarga Harimu-Gandawari

26. Keluarga Andris-Horomaeng

27. Keluarga Andris-Laumbure

28. Keluarga Gandawari-Laumbure

29. GBI Yerusalem Baru

30. Keluarga Budiman-Lensehe

31. Keluarga Pangureng-Agu


Diperkirakan jumlah korban luka dan kerusakan material masih dapat bertambah. Situasi saat ini intensitas hujan sudah menurun. Pemerintah daerah dibantu dari unsur TNI/Polri serta relawan dan warga membantu proses evakuasi dan pembersihan material sisa banjir dan longsor, pungkas Agus Wibowo. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook