Sabtu, 18 Januari 2020 WIB

Berkunjung ke Mandailing Natal, Kepala BNPB Siap Beri Solusi Kepada Penambang Liar

MS PutraKamis, 28 November 2019 23:46 WIB
MS Putra
Kepala BNPB Doni Monardo didampingi Direktur Bencana Sosial Kemensos RI Syafei Nasution, perwakilan Mabes TNI, perwakilan Polda Sumut, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan melakukan pertemuan dengan forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta beberapa perwakilan penambang, Kamis (28/11/2019).

Indomedia.co - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo berkunjung ke Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (28/11/2019).


Kunjungan Doni ke Mandailing Natal untuk melihat secara langsung dampak sosial akibat pertambangan liar khususnya di Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot.


Dalam kunjungannya ke Mandailing Natal, Kepala BNPB didampingi oleh Direktur Bencana Sosial Kemensos RI Syafei Nasution, perwakilan Mabes TNI, perwakilan Polda Sumut, dan disambut oleh Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan bersama jajaran, Kapolres Mandailing Natal, dan undangan lainnya.


Pada kunjungan tersebut, Kepala BNPB bersama rombongan juga mengadakan pertemuan dengan forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta beberapa perwakilan penambang.


Dalam pertemuan tersebut pada intinya warga mau beralih profesi dari penambang ke usaha lain asalkan pemerintah bisa memberikan solusi tentang usaha apa yang harus dikerjakan masyarakat. Sebab, selama kurun waktu 10 tahun (2009-2019) penambang sudah menikmati hasil dari pertambangan emas mereka.


Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan kunjungannnya ke Kabupaten Mandailing Natal atas undangan Bupati Mandailing Natal terkait masalah kerusakan akibat peristiwa banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Tahun 2018 lalu mengakibatkan belasan nyawa meninggal dunia.


Kemudian menyikapi kerusakan lingkungan akibat pertambang tanpa izin serta adanya kejadian bayi lahir dengan kondisi tidak wajar pada belakangan ini yang diduga dampak penggunaan bahan kimia merkuri pada aktifitas pertambangan.


"Kita siap membantu, asal warga mau beralih profesi dari pertambangan ke usaha lain," katanya.


Hal senada disampaikan oleh Direktur Bencana Sosial Kemensos RI Syafei Nasution yang menawarkan bantuan untuk program keserasian sosial.


Sedangkan Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution berharap masyarakat yang menggantungkan hidup dari pertambangan liar mau beralih profesi dari penambang kepada usaha lain. Seperti menjadikan lokasi tambang menjadi kolam ikan, peternakan, dan berharap pertemuan tersebut menghasilkan solusi. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook