Rabu, 08 April 2020 WIB

Berkunjung ke Mandailing Natal, Kepala BNPB Siap Beri Solusi Kepada Penambang Liar

MS PutraKamis, 28 November 2019 23:46 WIB
MS Putra
Kepala BNPB Doni Monardo didampingi Direktur Bencana Sosial Kemensos RI Syafei Nasution, perwakilan Mabes TNI, perwakilan Polda Sumut, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan melakukan pertemuan dengan forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta beberapa perwakilan penambang, Kamis (28/11/2019).

Indomedia.co - Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB)
Letjen TNI
Doni Monardo berkunjung ke Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis
(28/11/2019).




Kunjungan Doni ke Mandailing Natal untuk melihat secara
langsung dampak sosial akibat
pertambangan liar khususnya di Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot.




Dalam kunjungannya ke Mandailing Natal,
Kepala BNPB didampingi
oleh Direktur Bencana Sosial Kemensos RI Syafei Nasution, perwakilan Mabes TNI,
perwakilan
Polda Sumut, dan disambut oleh Bupati Mandailing
Natal Dahlan Hasan bersama jajaran, Kapolres Mandailing Natal
, dan undangan lainnya.




Pada kunjungan tersebut, Kepala BNPB bersama
rombongan juga mengadakan pertemuan dengan
forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta beberapa
perwakilan penambang.




Dalam pertemuan tersebut pada intinya warga
mau beralih profesi dari penambang ke usaha lain asalkan pemerintah bisa
memberikan solusi tentang usaha apa yang harus dikerjakan masyarakat. Sebab,
selama kurun waktu 10 tahun (2009-2019)
penambang sudah menikmati hasil dari pertambangan
emas mereka.




Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan kunjungannnya ke Kabupaten Mandailing Natal atas
undangan Bupati Mandailing Natal terkait masalah kerusakan akibat peristiwa
banjir dan tanah longsor yang terjadi pada
Tahun 2018 lalu mengakibatkan belasan nyawa
meninggal dunia.




Kemudian menyikapi kerusakan lingkungan akibat
pertambang tanpa izin serta adanya kejadian bayi lahir dengan kondisi tidak
wajar pada belakangan ini yang diduga dampak penggunaan bahan kimia
merkuri pada aktifitas
pertambangan.




"Kita siap membantu, asal warga mau
beralih profesi dari pertambangan ke usaha lain," katanya.




Hal senada disampaikan oleh Direktur Bencana
Sosial Kemensos RI Sy
afei Nasution yang menawarkan bantuan untuk program keserasian sosial.




Sedangkan Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution berharap masyarakat yang
mengga
ntungkan
hidup d
ari
pertambangan liar mau beralih profesi dari penambang kepada usaha lain. Seperti
menjadikan lokasi tambang menjadi kolam ikan, peternakan
, dan berharap pertemuan tersebut
menghasilkan solusi. (***)



Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook