Rabu, 08 April 2020 WIB

BKN: PNS Terdampak Banjir Boleh Cuti Satu Bulan

Kamis, 02 Januari 2020 18:10 WIB
BNPB
Tampilan banjir Jakarta dari helikopter yang mengangkut Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur DKI Anies Baswedan, Rabu (1/1/2020).

Indomedia.co - Badan Kepegawaian Negara
(BKN) menyampaikan, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang hari Kamis (2/1
/2020) ini tidak bisa
masuk kerja karena terdampak banjir di sejumlah wilayah, khususnya di
Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi), bisa mengajukan cuti
karena alasan penting.




“Bagi #sobatBKN yang berprofesi sebagai PNS
dan ikut terdampak banjir, dapat ajukan Cuti Alasan Penting sesuai Peraturan
BKN 24/2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS,” demikian cuitan BKN yang
baru diunggah beberapa saat lalu.




Dilansir dari situs
resmi Setkab RI, s
ebagaimana diketahui, banjir mengguncang
wilayah Jabodetabek akibat hujan yang turun terus-menerus sejak Rabu (1/1
/2020) dinihari hingga
siang dan sore hari. Akibatnya, bukan hanya banyak fasilitas umum yang tidak
beroperasi, tetapi juga banyak rumah terendam banjir, jalanan terputus, dan
mobil-mobil milik warga yang terendam air.




Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
melaporkan hingga Kamis (2/1
/2020) pagi tercatat 16 orang meninggal akibat banjir. Rinciannya  DKI Jakarta 8, Kota Bekasi 1, Kota Depok 3,
Kota Bogor 1, Kab. Bogor 1, Kota Tangerang 1, dan Tangerang Selatan 1.




“Saat ini BNPB masih terus melakukan pendataan
dari berbagai sumber dan kemungkinan jumlah korban bisa bertambah,” kata Kepala
Pusat Data
Informasi dan Komunikasi
Kebencanaan
BNPB Agus Wibowo, dalam siaran persnya, Kamis (2/1/2020) pagi.




Mengenai cuti bagi PNS yang terdampak banjir
itu, admin BKN merujuk pada Peraturan BKN Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tata Cara
Pemberian Cuti PNS.




Dalam Peraturan BKN itu disebutkan, dalam hal
PNS mengalami musibah kebakaran rumah atau bencana alam, dapat diberikan cuti
karena alasan penting dengan melampirkan surat keterangan paling rendah dari
Ketua Rukun Tetangga (RT).




Menurut Peraturan BKN ini, lamanya cuti karena
alasan penting ditentukan oleh
pejabat yang berwenang
memberikan cuti paling lama satu
bulan. (
***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook