Jumat, 03 April 2020 WIB

BNN dan Bea Cukai Gagalkan 33 Kg Sabu Asal Malaysia Masuk Aceh dan Sumut

Suwardi SinagaAhad, 16 Februari 2020 22:51 WIB
Istimewa
BNN serta Bea dan Cukai menangkap lima orang di Idi Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, yang menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut. Jumlah barang bukti yang berhasil disita 18,9 kg narkoba jenis sabu.

Indomedia.co - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI serta Bea dan Cukai Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) melakukan dua operasi secara bersamaan, Kamis-Sabtu (14-16/2/2020).


Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulis kepada awak media, Ahad (16/2/2020) malam menjelaskan, dalam operasi di Idi Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, tim menangkap lima tersangka yang menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut. Jumlah barang bukti yang berhasil disita 18,9 kg narkoba jenis sabu.


Pada saat bersamaan, jelas Arman, juga ditangkap empat orang yang membawa sabu dari Malaysia ke Teluk Nibung, Tanjung Balai, Asahan, Sumut. Tim BNN melakukan penangkapan terhadap Ar yang membawa narkoba dengan sepeda motor dbungkus dengan karung berisi 15 kg narkoba dan 2 ribu butir pil ekstasi.

Salah seorang pelaku beserta barang bukti 15 kg sabu dan 2 ribu butir pil ekstasi. (Istimewa)



Atas keterangan Ar bahwa pengendali dan pemilik narkoba tersebut adalah Afl penduduk Kisaran, Asahan. Ketika timhendak menangkap Afl berupaya melarikan diri dan melawan dengan menabrak petugas, sehingga terjadi pengejaran dan petugas BNN memberikan tembakan. Akhirnya mobil dapat dihentikan. Pengemudi Afl luka di bagian kepala akibat benturan, dan istri Afl yang juga berada di dalam mobil mengalami luka tembak pada bagian punggung.


Selanjutnya Afl dan Yun dibawa ke RS Bhayangkara untu mendapat pertolongan. Namun pada Ahad (16/2/2020), Afl meninggal dunia di rumah sakit.


Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti diamankan di Kantor BNNP Sumatera Utara dan akan dibawa ke Jakarta melalui Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, besok pagi, pungkas Arman. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook