Ahad, 20 Oktober 2019 WIB

Jaringan Narkotika Berupaya Buka Pasar Baru dan Tambah Pasokan Terkait Rencana Pemindahan Ibu Kota RI

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu Asal Malaysia Masuk Kaltim

Suwardi SinagaSenin, 07 Oktober 2019 14:20 WIB
Istimewa
BNN RI menggagalkan penyelundupan 38 kilogram sabu asal Malaysia masuk Kaltim. Lima orang diamankan.

Indomedia.co - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggagalkan penyelundupan 38 kilogram sabu asal Malaysia masuk Kalimantan Timur. Lima orang diamankan.


Demikian disampaikan oleh Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Senin (7/10/2019).


Dijelaskan, puluhan kilogram narkotika tersebut dikirim dari Tawau, Malaysia menuju Balikpapan, Kutai, Kalimantan Timur, Indonesia.


“Jaringan ini juga berupaya membuka pasar (market) baru dan menambah pasokan ke wilayah Kaltim terkait dengan rencana pemindahan Ibu Kota RI,” papar Arman.


Tersangka yang diamankan yakni Daeng Ar (buyer), Rud (kuri buyer), Ag (pengirim), Fir (pengirim), dan Tan (pengendali).


Mereka ditangkap di beberapa tempat, yakni, Rumah Makan Pinrang 88, Jalan Ahmad Yani, Kaltim; Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kaltim; SPBU Pelita 2, Jalan Sultan Sulaiman, Samarinda; dan Cafe Excelso Big Mall, Kota Samarinda.


Menurut keterangan tersangka, rencananya narkotika tersebut akan diedarkan di Samarinda, Kutai, Balikpapan dan kota-kota lainnya di Kaltim,” jelas Arman.


Dipaparkan, penangkapan berawal informasi masyarakat dan hasil penyelidikan bahwa terdapat peredaran narkotika jenis sabu dari Tawau, Malaysia, dikirim lewat jalur laut menuju Tarakan, kemudian dikirim ke wilayah Samarinda, Kalimantan Timur melalui jalur darat.


Hasil penyelidikan di lapangan, tim mengaman Fir dan Ag yang sedang menaiki mobil Nopol KT 8464 BO yang sedang parkir di RM Pinrang 88. Pada saat dilakukan penggeledahan terhadapan mobil, ditemukan di bak belakang mobil kotak kayu besar warna hitam dan 1 sak warna hijau ,1 sak karung warna putih berisi narkotika jenis sabu sebanyak 38 bungkus (kurang lebih 38 kg) dikemas dengan lakban warna hitam dan abu-abu, kata Arman.


Berdasarkan keterangan kedua tersangka, dilakukan penangkapan terhadap Tan di Bandara Sepinggan sesaat keluar dari pesawat. Selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap Ar sebagai pemesan barang dan Rud yang berperan sebagai kurir.


Tersangka Fir merupakan lulusan IPDN dan saat ini menjabat Kasi di Satpol PP dan PMK Pemko Tarakan.


Rencananya hari ini, Senin (7/10/2019) pukul 17.00 akan dberikan penjelasan mengenai penangkapan tersangka dan barang bukti di Kantor BNNK Kaltim, Balikpapan,” pungkas Arman. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook