Sabtu, 30 Mei 2020 WIB

Jaringan Narkotika Berupaya Buka Pasar Baru dan Tambah Pasokan Terkait Rencana Pemindahan Ibu Kota RI

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu Asal Malaysia Masuk Kaltim

Suwardi SinagaSenin, 07 Oktober 2019 14:20 WIB
Istimewa
BNN RI menggagalkan penyelundupan 38 kilogram sabu asal Malaysia masuk Kaltim. Lima orang diamankan.

Indomedia.co - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggagalkan
penyelundupan 38 kilogram sabu asal Malaysia masuk Kalimantan Timur. Lima orang
diamankan.




Demikian disampaikan
oleh Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan
tertulisnya kepada awak media, Senin (7/10/2019).




Dijelaskan, puluhan
kilogram narkotika tersebut dikirim dari T
awau, Malaysia menuju Balikpapan, Kutai,
Kalimantan Timur, I
ndonesia.




“Jaringan ini juga berupaya membuka pasar (market) baru dan menambah
pasokan
ke wilayah
Kaltim
terkait
dengan rencana pemindahan Ibu Kota
RI
,” papar Arman.




Tersangka yang diamankan yakni Daeng Ar (buyer), Rud (kuri buyer),
Ag (pengirim), Fir (pengirim), dan Tan (pengendali).




Mereka ditangkap di beberapa tempat, yakni,
R
umah Makan Pinrang 88, Jalan Ahmad Yani, Kaltim; Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kaltim; SPBU Pelita 2, Jalan Sultan Sulaiman, Samarinda; dan Cafe Excelso Big Mall, Kota Samarinda.




Menurut
keterangan
tersangka, rencananya narkotika tersebut akan diedarkan di Samarinda, Kutai, Balikpapan dan kota-kota lainnya di Kaltim,” jelas Arman.




Dipaparkan, penangkapan
berawal i
nformasi masyarakat dan hasil penyelidikan bahwa
terdapat peredaran narkotika jenis sabu dari
Tawau,
Malaysia, dikirim lewat jalur laut
menuju
Tarakan, kemudian dikirim ke
wilayah Samarinda
, Kalimantan Timur melalui jalur darat.




Hasil penyelidikan di lapangan, tim mengaman Fir dan Ag yang sedang menaiki mobil Nopol KT 8464 BO yang sedang parkir di RM Pinrang 88. Pada saat
dilakukan penggeledahan terhadapan mobil, ditemukan di bak belakang
mobil kotak kayu besar warna hitam dan 1 sak warna hijau ,1 sak karung warna
putih berisi narkotika jenis sabu sebanyak 38
bungkus (kurang lebih 38 kg) dikemas dengan lakban warna hitam
dan abu
-abu, kata Arman.




Berdasarkan keterangan kedua tersangka,
dilakukan penangkapan terhadap Tan di
B
andara Sepinggan sesaat keluar dari
pesawat
. Selanjutnya
t
im melakukan
penangkapan
terhadap Ar sebagai
pemes
an barang
dan R
ud yang berperan sebagai kurir.




Tersangka Fir merupakan lulusan IPDN dan saat ini
menjabat
Kasi di
Satpol PP dan PMK Pemko Tarakan.




Rencananya hari ini, Senin (7/10/2019) pukul 17.00 akan dberikan penjelasan mengenai penangkapan tersangka dan barang bukti di Kantor BNNK Kaltim, Balikpapan,” pungkas Arman. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook