Rabu, 16 Oktober 2019 WIB

Densus 88 AT Tangkap Pimpinan JAD Bekasi Perakit Bom 'Mother of Satan'

Kamis, 09 Mei 2019 16:48 WIB
tribratanews.polri.go.id
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Indomedia.co - Densus 88 AT menangkap terduga teroris berinisial EY, pemilik dua bom pipa di gerai handphone yang merupakan pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekas. Dia juga menjadi mentor yang mengajarkan pimpinan JAD Lampung yakni SL dan anggotanya merakit bom.


"EY ini yang melatih, mentor tersangka SL, S, dan T merakit bom," ungkap Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).


Menurut Dedi Prasetyo, kualitas bom buatan EY tentunya lebih baik dibandingkan para muridnya. Dua bom pipa yang ditemukan di Bekasi saja daya ledaknya puluhan kali bom pipa milik teroris Sibolga.


"Ini high explosive. Kalau di Sibolga low explosive. Jumlahnya banyak tapi kecil, tapi kalau ini sedikit tapi daya ledaknya seluruh bom di Sibolga. Ini kalau di kelompok radikal dikenal bahannya mother of satan," jelas Jenderal Bintang Satu tersebut.


Dilansir dari tribratanews.polri.go.id, kemampuan EY menjadi mentor perakit bom juga mumpuni. Bahkan kemampuan anak muda berusia 18 tahun berinisial YM alias Kausar, setara dengan anggota JAD Lampung setelah diajarkan olehnya.


YM merupakan terduga teroris Bekasi yang diamankan pada Rabu (8/5/2019) bersama dengan EY, namun di lokasi yang berbeda.


"Ini kita sesalkan bahwa anak-anak muda mudah sekali terpapar radikalisme. YM juga dilatih tersangka EY untuk merakit bom. Kemampuannya sama dengan yang dimiliki tersangka T, yang ditembak Densus 88 hari Minggu kemarin," jelas mantan Wakapolda Kalteng tersebut.


Dari penangkapan tersebut petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua buah bom pipa, pupuk booster lengkeng, HCL dalam botol, serbuk putih, dan beberapa cairan di dalam botol.


Selain di toko HP Wangky Cell, sebelumnya petugas Densus 88 juga menggerebek dua lokasi jaringan teroris yaitu di Babelan Kabupaten Bekasi dan Jatikramat, Jatiasih. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook