Jumat, 03 April 2020 WIB

Di Balik Kesulitan Pasti Ada Kemudahan

Suwardi SinagaAhad, 16 Februari 2020 18:58 WIB
BNPB
Kepala BNPB Doni Monardo memberikan penghargaan kepada 10 tokoh masyarakat dan lima penghargaan kepada TNI/Polri pada malam syukuran dan apresiasi tim kemanusiaan pelepasan WNI dari Wuhan dengan masyarakat Natuna, di Gedung Sri Srindit, Jalan Yos Sudarso, Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020) malam.

Indomedia.co - Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy, menceritakan keputusan yang sulit saat akan menentukan Natuna menjadi tempat observasi Corona. Banyak pilihan pulau, namun pada rapat kordinasi sekretariat negara (Sekneg) akhirnya diputuskan Natuna yang dipilih.


"Karena pada waktu itu eskalasi yang terus meningkat virus Corona di Cina, sehingga Indonesia memutuskan harus cepat mengevakuasi WNI dari Huebei," ujar Muhadjir pada malam syukuran dan apresiasi tim kemanusiaan pelepasan WNI dari Wuhan dengan masyarakat Natuna, di Gedung Sri Srindit, Jalan Yos Sudarso, Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020) malam.


Jika kita ingin menjadi masyarakat tangguh, maka kesulitan yang harus kita hadapi juga harus tinggi.


"Setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan atau kebaikan. Masyarakat Natuna sangat wellcome dan baik hati. Atas nama pemerintah saya ucapkan terima kasih," ucap Effendy yang mengajak shalawatan warga Natuna di akhir pidatonya.


Kedepannya pemerintah akan membantu mengangkat peran perekonomian masyarakat. Belum dibicarakan dengan detail apa yang akan ditetapkan. Namun, kebijakan jangka panjang seperti memperpanjang landas pacu penerbangan, mempertebal aspal agar pesawat berbadan lebar atau kargo dapat mendarat dengan mudah serta meningkatkan kelasnya menjadi bandara internasional.


"Dengan begitu, kita dapat mengekspor ikan segar atau ikan hidup dengan cepat ke pasar internasional menggunakan pesawat kargo," harap Muhadjir saat diwawancara media. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook