Selasa, 07 Juli 2020 WIB

Digugat, PTUN Sidangkan Perkara Proyek Jalan Lingkar Luar Parapat

Suwardi SinagaSelasa, 12 Mei 2020 17:34 WIB
Istimewa
PTUN Medan.

Indomedia.co - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan melakukan sidang pemeriksaan persiapan perkara gugatan PT Ghaisan Prima Leidong melalui kuasa hukumnya, Roy Sinaga SH, Selasa (12/5/2020).

Pengumuman pemenang tender untuk paket pekerjaan jalan lingkar luar Parapat senilai Rp21,8 miliar milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional-II Sumatera Utara yang dilelang melalui LPSE Kelompok Kerja Pemilihan BP2JK Wilayah Sumut Satker Pelaksana Jalan Wilayah 1 Provinsi Sumut dinilai tidak pantas dan cacat hukum.

Roy bersama Wan Azwar selaku Direktur Utama PT Ghaisan Prima Leidong mengatakan pihaknya meminta waktu sepekan untuk melakukan perbaikan berkas.

"Kita di sini merasa dirugikan, karena jelas selain penawaran, persyaratan juga sudah terpenuhi," ujarnya.

Menurutnya, jawaban pokja melalui surat Nomor: 28/BP2JK-SU-P2/LS/PPK-1.5/2020 Tanggal 15 April 2020 menjawab sanggahan tanggal 14 April 2020, tidak memberikan penjelasan yang solutif melainkan terkesan mengambang.

"Jadi kita melihat ada upaya untuk mengabaikan keberadaan peserta lelang yang lebih layak memenangkan tender. Untuk itu kita melakukan gugatan ini," ujar Wan Azwar.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya berharap agar semua pihak mematuhi proses hukum yang sedang berlangsung.

"Selain berharap pelaksanaan sidang nantinya dipercepat, kita juga berharap penundaan proses lelang sebelum pekerjaan di lapangan dilaksanakan oleh pemenang tender yang diumumkan sebelumnya," katanya.

Dijelaskannya, pada berkas penawaran, PT Ghaisan Prima Leidong mengajukan penawaran sebesar Rp18.422.651.891,73 sementara yang dimenangkan dengan penawaran Rp19.598.790.103,35. Dengan kata lain, apabila PT Ghaisan Prima Leidong dimenangkan, maka akan menghemat keuangan negara sebesar Rp1.176.138.211,62. Untuk itulah, lanjutnya, setelah melihat hasil pengumuman, PT Ghaisan Prima Leidong melakukan sanggahan yang akhirnya melakukan gugatan ke PTUN tertanggal 28 April 2020. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook