Selasa, 10 Desember 2019 WIB

Dua Kelompok Pendemo Bentrok di Kantor Bupati Tapsel

Saut Togi RitongaSenin, 16 September 2019 22:30 WIB
Saut Togi Ritonga
Dua kelompok pendemo terlibat bentrok di Kantor Bupati Tapsel, Senin (16/9/2019).

Indomedia.co - Aksi unjuk rasa massa Aliansi Mahasiswa Pejuang Rakyat (Ampera) di depan Kantor Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) berujung bentrok dengan massa Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Tapanuli Selatan-Kota Padangsidimpuan, Senin (16/9/2019).


Bentrok kedua kelompok berawal ketika kedua kubu mahasiswa sama-sama melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tapsel. Aksi saling ejek tidak terelakkan.


Sempat terjadi aksi saling dorong bahkan saling serang hingga saling pukul. Tak pelak suara tembakan peringatan dari aparat sempat terdengar untuk menenangkan kedua kelompok yang terlihat sama-sama sudah terbawa emosi.


Massa Ampera berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Tapsel mendesak Bupati mencopot Dirut RSUD Sipirok Firdaus Batubara serta mendesak Kasatpol PP untuk bertanggung jawab atas perilaku sewenang-wenang petugas Satppol PP yang telah menganiaya anggota Ampera dalam aksi massa pekan lalu di gerbang perkantoran Pemkab Tapsel.


Dalam waktu bersamaan sekira pukul 12.00 WIB, massa HMI datang memberikan dukungan kepada Pemkab Tapsel, khususnya Sekda Tapsel Parulian Nasution yang juga sebagai Ketua KAHMI Tapsel untuk melanjutkan program pembangunan Tapsel.


Selain itu massa HMI mengecam oknum yang telah melecehakan HMI dan KAHMI, karena tidak ada alumni HMI yang sebagai penjahat.


Menanggapi bentrok massa HMI dan Ampera tersebut, Sekretaris Umum HMI Cabang Tapsel-PSP Perwira Siregar kepada wartawan mengatakan turut perihatin atas aksi unjuk rasa yang berujung tidak kondusif tersebut, apalagi sampai ada jatuh korban luka luka.


Diungkapkan Perwira, terkait unjuk rasa yang dilakukan oleh HMI Cabang Tapsel-PSP diakuinya tidak banyak pengurus yang mengetahui aksi tersebut, jadi aksi unjuk rasa yang diinisiasi oleh HMI Cabang Tapsel- PSP dapat disimpulkan tidak melalui Rapat Harian (Rahar) Pengurus Cabang.


"Banyak di antara kita pengurus tidak mengetahui aksi unjuk rasa tersebut. Jadi saya dan rekan lainnya menyimpulkan aksi itu tanpa Rahar Pengurus Cabang," ujar Perwira.


Disamping itu selaku Sekretaris Perwira Siregar mengajak HMI dan KAHMI untuk tetap solid dan tidak terpecah bela apalagi sampai terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Karena sesungguhnya tidak ada pelecehan ataupun tindakan tidak menyenangkan kepada HMI dan KAHMI secara kelembagaan. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook