Kamis, 14 November 2019 WIB

GAGAK Harapkan Kabareskrim Polri Baru Jenderal Berjiwa Santri

Suwardi SinagaKamis, 07 November 2019 18:33 WIB
Istimewa
Presiden GAGAK Safrizal Elbatubara.

Indomedia.co - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, penunjukan Kabareskrim Polri akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.


"Beberapa hari lagi, Insyaallah. Ini menjadi prioritas beliau (Kapolri Jenderal Pol Idham Azis)," ucap Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).


Seperti diketahui, posisi Kabareskrim sebelumnya diisi oleh Idham Azis. Namun, Idham kemudian ditunjuk menjadi Kapolri.


Idham Azis menggantikan Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian yang ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri.


Iqbal mengatakan bahwa penentuan posisi Kabareskrim merupakan hak prerogatif Kapolri. Namun, mekanismenya juga harus melalui Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Mabes Polri.


Presiden Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor  (GAGAK) Safrizal Elbatubara berharap Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz bisa memilih sosok yang ideal untuk menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.


Ia berharap figur Kabareskrim yang terpilih bisa menjadi idola semua pihak, berjiwa santri, ketika anggota (ada yang khilaf dan salah) dia tidak malu memohon maaf kepada rakyat baik secara langsung maupun melalui media dan figur itu juga menjadi momok bagi siapa saja yang ingin melakukan tindak kejahatan terlebih korupsi.


"Kabareskrim harus orang yang ideal, dan bisa membangun silaturrahmi dengan berbagai pihak, baik di pemerintahan maupun di kalangan masyarakat. Terlebih lagi tidak canggung duduk dengan semua lapisan masyarakat (penyapu jalan, sopir angkot, abang betor, penggali kubur) dan tokoh-tokoh agama," kata Rizal dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/11/2019).


Ia juga meminta agar sosok Kabareskrim yang baru bisa menjaga nama baik institusi kepolisian. Institusi Kepolisian ke depan wajib lebih independen, profesional dan meredam potensi-potensi kekerasan dalam mengawal demokrasi.


Rizal pun berharap Idham Azis bisa berkomunikasi terlebih dulu dengan semua pihak sebelum mengangkat Kabareskrim baru. Sebuah keniscayaan Kapolri mendengarkan masukan dari masyarakat luas. Namun menurut Wakil Sekretaris PC NU Kota Medan ini hal itu telah dilakukan oleh Idham. 


"Kenapa figur jenderal yang berjiwa santri yang saya harapkan? Karena santri itu kecenderungannya bekerja dengan hati dan hatinya berkekalan beserta Tuhannya, dan tentunya anak bangsa ini telah mengetahui secara gamblang figur jenderal yang berjiwa santri itu," sambungnya.


Menurut Sekretaris PW Gerakan Pemuda Ansor Sumut ini, figur jenderal santri yang ideal menjadi Kabareskrim Polri itu telah membuka diri selebar-lebarnya baik secara langsung melalui berbagai kegiatan rutin yang digelar atau melalui media-media sosial dia rajin menyapa rakyat.


"Dia konsisten sampai saat ini sebagai Kapolda bersilaturrahmi ke segenap lapisan masyarakat, menghormati tokoh-tokoh dan pemuka agama dan tidak malu secara tulus meminta maaf kepada rakyat apabila ada anggotanya yang melakukan kesalahan dalam bertugas dan langsung menindaknya secara tegas sesuai peraturan. Kapolda dimanakah dia? Silahkan tebak," gurau Rizal.


Kita bersyukur, lanjut Rizal, masih dikaruniai Tuhan negeri ini figur pemimpin yang berjiwa santri dan menjadi tauladan bagi segenap anak bangsa.


"Kita doakan secara ikhlas agar jabatan Kabareskrim jatuh ke pundak bapak Kapolda yang rasa santri itu," harap Rizal. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook