Ahad, 17 November 2019 WIB

Gempa M 6,8 Guncang Maluku, Tiga Orang Meninggal

Suwardi SinagaKamis, 26 September 2019 22:18 WIB
Istimewa
Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa Magnitudo 6,8 yang mengguncang wilayah Maluku, Kamis (26/9/2019) pukul 06.46 WIB.

Indomedia.co - Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tiga warga meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka. Korban tersebut diidentifikasi pascagempa dengan Magnitudo 6,8 yang terjadi di wilayah Maluku, pada hari ini, Kamis (26/9/2019) pukul 06.46 WIB.

 

Demikian disampaikan oleh Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya kepada awak media.

 

Dijelaskan, korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan tiga orang yakni Narti Rumain, Mateis Frans, dan Lai Nai.

Sedangkan korban luka tiga orang yakni Djamila Lasaiba, dan Gamar Assagaf. Korban masih diidentifikasi (warga Desa Waai, Kabupaten Maluku Tengah).

 

Korban luka Djamila telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Al Aqhsa dan lainnya di Puskesmas Air Besar. Sementara itu warga Kota Ambon ada yang mengungsi ke rumah kerabat terdekat. BPBD setempat masih melakukan pendataan paska kejadian tadi pagi, jelas Agus.

 

Hingga kini BNPB terus melakukan pemutakhiran dampak pascagempa. Data yang dihimpun Pusdalops BNPB sebagai berikut.

 

1. Retaknya sambungan Jembatan Merah Putih

2. Kerusakan pada Gedung Rektorat Universitas Pattimura

3. Kerusakan pada Auditorium Universitas Pattimura

4. Kerusakan pada Gedung Kampus Universitas Pattimura Jurusan Kehutanan

5. Dua unit rumah milik warga Desa Toisapu, Kecamatan Leitimur Selatan, mengalami rusak berat

6. Satu unit Pasar Apung di Negeri Pelau, Kabupaten Maluku Tengah

7. Retaknya Jalan utama menuju dermaga feri Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah

8. Kerusakan pada Kampus IAIN dan mengakibatkan satu orang luka-luka, dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat

9. Kerusakan pada satu buah masjid di Gunung Malintang, Kota Ambon

10. Kerusakan pada satu unit rumah masyarakat di Hative Kecil, Kota Ambon

11. Kerusakan bagian Plafon Gedung BLK

12. Kerusakan pada Gedung Kantor Badan Ketahanan Pangan Provinsi Maluku

13. Kerusakan pada gedung Gereja Rehoboth

14. Kerusakan pada Gedung Kantor Dinas Sosial Provinsi Maluku

15. Kerusakan pada bangunan Mal Citi Mal.

 

Pascagempa, BPBD setempat telah melakukan upaya untuk mensosialisasikan kepada warga untuk tetap tenang. BPBD bersama mitra di daerah melakukan upaya penanganan darurat kepada para korban terdampak, papar Agus.

 

Sebelumnya diinformasikan gempa bermagnitudo 6,8 mengguncang wilayah Maluku pada Kamis (26/9/2019) pukul 06.46 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter gempa terjadi pada 40 km timur laut Ambon-Maluku dengan kedalaman 10 km. BMKG merilis tidak adanya potensi tsunami.

 

Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi dirasakan di wilayah Ambon dan Kairatu pada skala intensitas V MMI, di Paso II-III MMI dan Banda II MMI. BMKG merilis bahwa berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

 

Selanjutnya BMKG juga merilis terjadinya gempa susulan dengan parameter M 5,6. Gempa susulan tersebut terjadi pada pukul 07.39 WIB dengan parameter 18 km timur laut Ambon-Maluku dengan kedalaman 10 km.

 

BNPB mengimbau warga selalu waspada terhadap gempa-gempa susulan dan tidak terpancing dengan informasi palsu yang dapat menimbulkan kepanikan maupun ketakutan. Pastikan informasi resmi, seperti yang bersumber dari pemerintah daerah setempat dan BMKG. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook