Rabu, 22 Januari 2020 WIB

Hakim PN Medan Dibunuh Dengan Cara Ini

M JawiRabu, 08 Januari 2020 16:25 WIB
M Jawi
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memperlihatkan ketiga tersangka kepada awak media dalam konferensi pers, di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja XII Km 10,5, Medan, Rabu (8/1/2020).

Indomedia.co - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin menjelaskan, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin (55) dibunuh dengan cara dibekap oleh para pelaku.


"Hal ini menyebabkan korban menjadi lemas dan akhirnya meninggal dunia akibat kehabisan oksigen," kata Kapolda, dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja XII Km 10,5, Medan, Rabu (8/1/2020).


Martuani mengungkapkan, dari hasil laboratorium forensik bahwa korban diduga meninggal karena lemas.


"Korban dibunuh dengan dibekap sehingga kehabisan napas," ungkapnya.


Kapolda menjelaskan, para pelaku tergolong rapi dalam menjalankan aksinya. Hal itu dikarenakan petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.


"Tidak asa tanda-tanda kekerasan. Korban hanya kehilangan oksigen. Dan penyidik nanti akan membuktikan untuk kronologi kasus bagaimana pelaku membunuh korban," jelasnya.


Dalam kasus ini, pihak kepolisian menangkap tiga orang pelaku yakni istri korban ZH (41), dan dua orang eksekutor yakni JP (42), dan RP (29). Istri korban diketahui sebagai otak pelaku pembunuhan Jamaluddin.


Jamaluddin (55) merupakan warga Perumahan Royal Monaco Blok B No 22, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Korban ditemukan meninggal dunia di jurang areal kebun sawit milik masyarakat di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11/2019) siang.


Pada saat ditemukan korban berada di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD dalam keadaan kaku terlentang di bangku mobil nomor dua dengan kondisi tidak bernyawa lagi, posisi miring wajah menghadap ke bagian depan.


Kemudian jasad Jamaluddin diautopsi di RS Bhayangakara, Medan pada Jumat (29/11/2019) malam. Jenazahnya kemudian dibawa untuk dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11/2019). (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook