Ahad, 05 Juli 2020 WIB

Hari Anti Korupsi Sedunia di Gedung KPK, Wagub Sumut Sebut Korupsi Musuh Bersama

Suwardi SinagaSelasa, 10 Desember 2019 01:17 WIB
Istimewa
Wagub Sumut Musa Rajekshah menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019 di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Indomedia.co - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut)
Musa Rajekshah menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019
di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan
Persada, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Tahun ini tema Hakordia adalah “Bersama
Melawan Korupsi, Mewujudkan Indonesia Maju”.




“Hari ini menjadi
momentum bagi kita semua untuk kembali memperkuat upaya dan perjuangan kita
melawan musuh bersama, yaitu korupsi. Mudah-mudahan hari yang kita peringati
setiap tahun ini, tidak menjadi kegiatan seremonial belaka. Melainkan,
pengingat yang justru meningkatkan komitmen kita memberantas korupsi,” ujar
Wagub Musa Rajekshah, saat ditemui usai acara.




Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Sumut sendiri, kata Wagub, telah melakukan berbagai upaya untuk
melawan korupsi. Beberapa di antaranya melakukan pembekalan dan sosialisasi
seputar peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi kepada para pejabat
di lingkungan Pemprov Sumut, Diskusi membahas Strategi Nasional Pencegahan
Korupsi (Stranas PK), penandatanganan Pakta Integritas, meningkatkan pemberdayaan
teknologi di bidang pelayanan untuk mendukung transparansi, dan lain
sebagainya.




“Melalui usaha-usaha
yang kita lakukan ini, korupsi diharapkan bisa ditekan di Sumut. Sebagai musuh
bersama, kami mengharapkan masyarakat juga aktif memerangi korupsi melalui
keahlian dan bidang masing-masing. Di sektor pendidikan, bisa dengan gencar melakukan
edukasi anti korupsi,” jelas Wagub.




Sebelumnya, Wakil
Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan selamat atas peringatan
Hakordia. Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi kepada KPK karena telah berhasil
menyelamatkan keuangan negara senilai Rp60 triliun lebih sebagai hasil dari
aksi pencegahan. Selain itu, terjadi peningkatan pada skor Indeks Persepsi
Korupsi (IPK) Indonesia berdasarkan data dari Transparancy International
Indonesia.




“IPK Indonesia semakin
baik, mengalami kenaikan 1 poin dibanding tahun 2017, yakni 37 menjadi 38. Kami
berharap KPK ke depannya meningkatkan kerja sama dengan lembaga anti korupsi
internasional dan mengintensifkan kerja sama agency to agency,” tuturnya.




Lebih lanjut, Ma’ruf
Amin mengungkapkan bahwa pemerintah secara konsisten akan terus melakukan
langkah-langkah perbaikan regulasi dan tata kelola kelembagaan yang diimbangi
dengan bekerjanya pengawasan yang efektif baik internal maupun eksternal yang
melibatkan partisipasi publik melalui keterbukaan informasi.




“Sesuai arahan Bapak
Presiden aksi pencegahan korupsi diprioritaskan di sektor perizinan dan sektor
pelayanan publik yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Contohnya pelayanan
administrasi pertanahan, kesehatan, dan pendidikan,” imbau Ma’ruf Amin.




Diketahui, Rangkaian
peringatan Harkordia 2019 sudah dimulai sejak tanggal 6 Desember 2019. Sejumlah
acara untuk memperingati Harkodia 2019 sudah dilaksanakan yakni festival SAKSI,
malam penghargaan ACFFest 2019 hingga workshop antikorupsi.




Turut hadir dalam
peringatan tersebut Pimpinan dari lembaga negara, Menko dan Menteri Kabinet
Indonesia Maju, pimpinan lembaga non kementerian, mewakili gubernur,
bupati/walikota se Indonesia. Terlihat juga pimpinan KPK Laode M Syarif dan
Saut Situmorang, serta para pimpinan KPK terpilih yaitu Firli Bahuri, Lili
Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook