Sabtu, 11 Juli 2020 WIB

Jaksa Agung Lantik Sesjamintel, 11 Pejabat Eselon II dan 7 Kajati

Suwardi SinagaJumat, 29 Mei 2020 11:57 WIB
Istimewa
Jaksa Agung Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah jabatan Sesjamintel dan beberapa pejabat eselon II antara lain Inspektur, Direktur, Kepala Biro, dan beberapa Kepala Kejaksaan Tinggi, di Aula Baharuddin Lopa Kejagung RI, Jakarta, Jumat (29/5/2020) pagi.

Indomedia.co - Jaksa Agung Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah jabatan Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjamintel) dan beberapa pejabat eselon II antara lain Inspektur, Direktur, Kepala Biro, dan beberapa Kepala Kejaksaan Tinggi, di Aula Baharuddin Lopa Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (29/5/2020) pagi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Eselon II yang dilaksanakan berdasar Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 83 Tahun 2020 tanggal 04 Mei 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari Dan Dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan RI.

Pelantikan dihadiri oleh Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, Jaksa Agung Muda dan Kepala Badan Pendidikan dan Latihan, Staf Ahli Jaksa Agung, serta Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjutak.

Pejabat yang dilantik tersebut yaitu:

1. M Roskanedi sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel)

2. Chairul Amir sebagai Inspektur IV Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas)

3. Masyhudi sebagai Inspektur V Jamwas

4. Idianto sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis Jamintel

5. Elly Shahputra sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan Jamintel

6. Didik Istiyanta sebagai Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lainnya Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum)

7. Andi Herman sebagai Direktur Tata Usaha Negara Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun)

8. Irdam sebagai Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Jampidum

9. Fathor Rahman sebagai Direktur Perdata Jamdatun

10. Heri Jerman sebagai Kepala Biro Umum Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin)

11. Ade Tajudin Sutiawarman sebagai Kepala Biro Perlengkapan Jambin

12. Reda Manthovani sebagai Kepala Biro Perencanaan Jambin

13. Erbagtyo Rohan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali

14. Deden Riki Hayatul Firman sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur

15. Sumardi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta

16. Erryl Prima Putra Agoes sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara

17. Andi M Taufik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu

18. Muhammad Yusuf sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh

19. Yulianto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan sambutan, Jaksa Agung menuturkan bahwa setiap prosesi pengangkatan, penempatan, dan alih tugas pejabat di lingkungan kejaksaan merupakan sebuah kebijakan organisasi yang senantiasa terus dilakukan secara berkelanjutan, seiring dengan proses perjalanan organisasi yang harus terus bergerak maju secara berkesinambungan, guna memenuhi tuntutan tugas yang semakin kompleks dan berkembang tiada henti.

Mutasi dan promosi jabatan tersebut sudah melalui evaluasi, pertimbangan yang matang, penilaian yang obyektif sebagai dasar menempatkan mereka yang memiliki pengalaman, wawasan, dan kualitas yang memadai untuk ditugaskan pada posisi jabatan tertentu sesuai dengan kebutuhan organisasi, guna mencapai kinerja yang optimal, terlebih memastikan terselenggaranya penegakan hukum yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini.

"Berkenaan dengan hal tersebut, saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara para Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II yang baru saja dilantik," kata Jaksa Agung.

Jaksa Agung meyakini penempatan para pejabat eselon II yang dilantik pada posisi yang baru akan semakin memberikan manfaat bagi terwujudnya Kejaksaan yang profesional, modern, bermartabat, dan tepercaya.

Selain itu, Jaksa Agung memberikan beberapa pokok arahan yang harus segera dilaksanakan di tempat tugas yang baru, yaitu:

1. Identifikasi, pelajari, kuasai, dan selesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru masing-masing, guna akselerasi pelaksanaan tugas

2. Ciptakan suasana kerja yang menyenangkan dalam mengarahkan pelaksanaan tugas, guna menjaga keharmonisan, kekompakan, terutama dukungan dari jajaran kerja yang berada di bawah kepemimpinan saudara, agar tetap selaras dengan visi dan misi korps

3. Tumbuhkan budaya kerja keras, terutama bersiap dan adaptif dalam menjalani tatanan new normal di tempat kerja. Perubahan drastis akibat pandemi Covid-19 tidak lantas menyurutkan langkah untuk maksimal dalam bekerja, terlebih bersikap malas-malasan, melainkan sebaliknya tetap senantiasa produktif, inovatif, dan optimal dalam melaksanakan tugas dan kewenangan, dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan

4. Curahkan kemampuan, pengetahuan, dan pengalaman untuk menghasilkan capaian kinerja yang optimal dan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya secara konkrit bagi kemajuan kejaksaan

5. Wujudkan proses penegakan hukum yang adil, profesional, dan bermartabat yang dilaksanakan dengan senantiasa mengacu pada integritas luhur yang menjadi landas pijaknya

6. Jaga integritas, jauhi penyimpangan, dan perbuatan tercela dalam pelaksanaan tugas. Ingatlah selalu bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang kelak saudara akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

Disamping beberapa pokok arahan sebagaimana yang telah diuraikan diatas, khususnya bagi para Kajati yang wilayah hukumnya akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Tahun 2020, Jaksa Agung RI menginstruksikan agar senantiasa menjaga dan memelihara netralitas, dengan tidak menunjukkan keberpihakan, terlebih menyalahgunakan jabatan dalam upaya memenangkan calon pasangan kepala daerah tertentu.

"Saya tegaskan agar aparatur Kejaksaan tetap konsisten untuk mengawal proses pilkada pada setiap tahapannya, melalui upaya penegakan hukum yang imparsial dan bebas dari kepentingan politik tertentu," kata Jaksa Agung.

Selain itu Jaksa Agung juga minta segenap unsur pimpinan Kejaksaan di pusat dan daerah agar berperan aktif, meningkatkan koordinasi dan hubungan kerjasama yang baik dengan semua pihak yang terkait dan komponen Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), guna mencegah, mengantisipasi, sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan terkait penyelenggaraan pemilukada yang berpotensi mengganggu berbagai aspek kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

Menambahkan pengarahan, Jaksa Agung mengingatkan para Kepala Kejaksaan Tinggi agar senantiasa mengoptimalisasikan pengawasan dan pendampingan terhadap penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Pastikan penggunaan anggaran diperuntukkan sesuai dengan yang telah ditetapkan dan tidak disalahgunakan. Pastikan pula tidak ada satupun jajaran yang menyalahgunakan jabatannya dan melakukan perbuatan tercela dalam proses pendampingannya agar dapat membawa Kejaksaan menjadi lembaga yang mampu memberikan pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara ini lebih baik lagi.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama atas pengabdian kerja dan dedikaksinya. Begitu juga kepada para istri pejabat lama.

"Saya sampaikan pula terima kasih atas kesabaran dan kesetiaan mendampingi suami selama bertugas," katanya.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, "Saya ucapkan selamat bekerja, hindari penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Sumpah serta janji jabatan yang saudara ucapkan tadi, harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, dan jangan sampai larut oleh intervensi dan keinginan pihak-pihak yang dapat mengganggu penegakan hukum yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Kejaksaan."

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan tugas, pungkas Jaksa Agung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menjelaskan, upacara pelantikan dan serah terima jabatan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19, sehingga bagi pejabat yang tidak bisa hadir karena terkendala transportasi maka pelantikannnya dilakukan secara virtual. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook