Sabtu, 11 Juli 2020 WIB

Jaksa Agung Lantik Sumardi Jadi Kajati Yogyakarta

Suwardi SinagaJumat, 29 Mei 2020 16:08 WIB
Istimewa
Sumardi bersama Ketua Forwaka Sumut Felix Sidabutar.

Indomedia.co - Jaksa Agung Burhanuddin melantik Sumardi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, di Aula Baharudin Lopa Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Sumardi yang diberi amanah menjabat sebagai Kajati DIY sebelumnya menjabat Wakajati Sumut dengan masa kerja kurang lebih dua tahun.

Selain melantik Sumardi sebagai Kajati DIY, Jaksa Agung juga melantik beberapa pejabat eselon I dan II di lingkungan Kejaksaan RI, antara lain M Roskanedi sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen, Chairul Amir sebagai Inspektur IV Jaksa Agung Muda Pengawasan, Masyhudi sebagai Inspektur V Jaksa Agung Muda Pengawasan.

Idianto sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis Jaksa Agung Muda Intelijen, Elly Shahputra sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan Jaksa Agung Muda Intelijen, Didik Istiyanta sebagai Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lainnya Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum.

Andi Herman sebagai Direktur Tata Usaha Negara Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Irdam sebagai Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum.

Kemudian Fathor Rahman sebagai Direktur Perdata Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Heri Jerman sebagai Kepala Biro Umum Jaksa Agung Muda Pembninaan, Ade Tajudin Sutiawarman sebagai Kepala Biro Perlengkapan Jaksa Agung Muda Pembinaan, Reda Manthovani sebagai Kepala Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.

Erbagtyo Rohan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Deden Riki Hayatul Firman sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Erryl Prima Putra Agoes sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Andi M Taufik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Muhammad Yusuf sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, dan Yulianto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menuturkan bahwa setiap prosesi pengangkatan, penempatan, dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan merupakan sebuah kebijakan organisasi yang senantiasa terus dilakukan secara berkelanjutan, seiring dengan proses perjalanan organisasi yang harus terus bergerak maju secara berkesinambungan, guna memenuhi tuntutan tugas yang semakin kompleks dan berkembang tiada henti.

Mutasi dan promosi jabatan tersebut sudah melalui evaluasi, pertimbangan yang matang, penilaian yang obyektif sebagai dasar menempatkan mereka yang memiliki pengalaman, wawasan, dan kualitas yang memadai untuk ditugaskan pada posisi jabatan tertentu sesuai dengan kebutuhan organisasi, guna mencapai kinerja yang optimal, terlebih memastikan terselenggaranya penegakan hukum yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini.

"Berkenaan dengan hal tersebut, saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara para Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II yang baru saja dilantik," ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung meyakini penempatan para pejabat eselon II yang dilantik pada posisi yang baru akan semakin memberikan manfaat bagi terwujudnya Kejaksaan yang profesional, modern, bermartabat, dan tepercaya.

Kemudian Jaksa Agung memberikan beberapa pokok arahan yang harus segera dilaksanakan di tempat tugas yang baru, yaitu identifikasi, pelajari, kuasai, dan selesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru masing-masing, guna akselerasi pelaksanaan tugas.

Ciptakan suasana kerja yang menyenangkan dalam mengarahkan pelaksanaan tugas, guna menjaga keharmonisan, kekompakan, terutama dukungan dari jajaran kerja yang berada di bawah kepemimpinan saudara, agar tetap selaras dengan visi dan misi korps. Tumbuhkan budaya kerja keras, terutama bersiap dan adaptif dalam menjalani tatanan new normal di tempat kerja. Perubahan drastis akibat pandemi Covid-19 tidak lantas menyurutkan langkah untuk maksimal dalam bekerja, terlebih bersikap malas-malasan, melainkan sebaliknya tetap senantiasa produktif, inovatif, dan optimal dalam melaksanakan tugas dan kewenangan, dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan.

Curahkan kemampuan, pengetahuan, dan pengalaman untuk menghasilkan capaian kinerja yang optimal dan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya secara konkrit bagi kemajuan Kejaksaan.

Wujudkan proses penegakan hukum yang adil, profesional, dan bermartabat yang dilaksanakan dengan senantiasa mengacu pada integritas luhur yang menjadi landas pijaknya.

"Jaga integritas, jauhi penyimpangan, dan perbuatan tercela dalam pelaksanaan tugas. Ingatlah selalu bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang kelak saudara akan pertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa," tutup Jaksa Agung Burhanuddin. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook