Kamis, 04 Juni 2020 WIB

Jenazah Hakim PN Medan Jamaluddin Dibawa ke Nagan Raya Aceh

M JawiSabtu, 30 November 2019 13:53 WIB
Istimewa
Foto Hakim PN Medan Jamaluddin semasa hidup (kiri). Jamaluddin ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di areal kebun sawit milik masyarakat di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019).

Indomedia.co - Usai menjalani autopsi di RS Bhayangkara Medan, jenazah Hakim Pengadilan Negeri
(PN) Medan Jamaluddin (55) dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Nagan
Raya,
Provinsi Aceh, Sabtu (30/11/2019) subuh.




‎"Ya, Setelah menjalani autopsi delapan jam bagian dalam, beliau langsung
dibawa," kata Humas PN Medan Erintuah Damanik saat dikonfirmasi, Sabtu
(30/11
/2019)
siang.




Erintuah menjelaskan bahwa dirinya belum
menerima laporan secara detail terhadap proses pemulangan jenazah Jamaluddin.
Namun, dirinya memastikan jasad te‎rsebut dibawa keluarga korban ke Aceh.




"Nah yang saya tidak tahu, apakah dari
rumah beliau atau langsung dari RS Bhayangkara," jelasnya.




Atas meninggalnya Jamaluddin yang juga Humas PN Medan,
Erintuah meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas
dugaan meninggalnya
rekannya tersebut yang dinilai tidak wajar.




"Kalau memang itu ada dugaan kematian
tidak wajar disebabkan orang lain, tentunya menindaklanjuti sesuai dengan hasil
autopsi,"
terangnya.




Untuk diketahui bahwa Jamaluddin (55)
merupakan warga Perumahan Royal Monaco Blok B No 22
, Kelurahan Gedung Johor,
Kecamatan Medan Johor
, Kota Medan. Korban
ditemukan meninggal dunia di
dalam
mobil di
jurang areal kebun sawit milik masyarakat di
Dusun II Namo Bintang
, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11/2019) siang.




Pada saat ditemukan korban berada di dalam
mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD dalam keadaan terlentang di bangku nomor
dua dengan kondisi tidak bernyawa
dengan posisi miring dengan wajah mengarah ke
bagian depan.
(***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook