Kamis, 14 November 2019 WIB

Kapolda Sumut Ultimatum 3 DPO Tersangka Kasus Pembunuhan di Labuhanbatu

M JawiJumat, 08 November 2019 23:13 WIB
Istimewa
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memberikan penjelasan kepada awak media terkait kasus pembunuhan dua warga Labuhanbatu, di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja XII Km 10,5, Medan, Jumat (8/11/2019).

Indomedia.co - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengultimatum tiga tersangka yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan dua warga Labuhan Batu, Maraden Sianipar dan Maratua P Siregar, di eks areal PT Sei Alih Berombang (SAB)/KSU Amalia, di Dusun VI, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (30/10/2019) lalu agar menyerahkan diri kepada polisi.


"Kita mengimbau, melalui rekan-rekan media kepada tiga pelaku yang masih DPO untuk segera menyerahkan diri," tegas Kapolda saat paparan di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja XII Km 10,5, Medan, Jumat (8/11/2019).


Selain itu, Kapolda juga mengimbau keluarga pelaku untuk kooperatif dan berkoordinasi dengan polisi terkait keberadaan para pelaku agar segera menyerahkan diri. Jika tidak, polisi akan melakukan tindakan tegas kepada pelaku yang saat ini masih DPO.


"Mudah-mudahan, didengar oleh mereka, dengan bantuan keluarga untuk menyerahkan para pelaku ini. Kita kasi tempo satu minggu, apabila pelaku  tidak koperatif, kita tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas kepada pelaku," tegas Kapolda.


Sebelumnya bahwa tim gabungan Reskrim Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu berhasil mengamankan lima orang diduga pelaku dalam kasus pembunuhan ini.


Kelima tersangka yang sudah diamankan polisi adalah VS alias Revi (55), SS (55) alias Pak Tati (ditangkap  Satreskrim Polres Labuhanbatu), ditangkap di kediaman masing-masing di Sei Berombang, Panai Hilir, Labuhanbatu, Selasa (5/11/2019).


Sedangkan tiga tersangka lain yang ditangkap tim Ditreskrimum Polda Sumut dipimpin Kasubdit  III/Jahtanras Polda Sumut AKBP M Simanjuntak yakni DS (40) ditangkap di rumah saudaranya di Desa Janji, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas, Selasa (5/11/2019), kemudian tersangka JH alias Katimin (42), ditangkap di kos-kosannya di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Rabu (6/11/2019).


Selanjutnya diamankan WP alias Harry tersangka yang diduga kordinator para pelaku dalam mengeksekusi kedua korban. Harry diamankan di kediamannya di Perumahan CBD, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Sementara tiga orang yang masih DPO adalah JS alias Jos (20), Rik (20), dan HS (38).


Diberitakan sebelumnya, dua sosok mayat ditemukan warga di bekas kawasan PT SAB/KSU Amelia. Korban Maraden Sianipar (55) warga Jalan Gajah Mada, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu ditemukan di parit. Sedangkan temannya, Maratua Parasian Siregar alias Sanjai Siregar ditemukan, berjarak 200 meter dari lokasi penemuan jasad Maraden Sianipar.


Kedua mayat tersebut korban pembunuhan sadis. Sebab, di sekujur tubuh para korban ditemukan tanda-tanda kekerasaan. Tubuh korban penuh luka bacokan senjata tajam. Kondisi jasad korban mengalami sejumlah luka bacokan. Diantaranya, bagian mulut, kepala, dan punggung. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook