Ahad, 05 April 2020 WIB

Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan Direkonstruksi Hari Ini

M JawiSenin, 13 Januari 2020 11:19 WIB
Dokumentasi
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memperlihatkan ketiga tersangka kepada awak media dalam konferensi pers, di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja XII Km 10,5, Medan, Rabu (8/1/2020).

Indomedia.co - Tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin, hari ini, Senin (13/1/2020).


Informasi diperoleh rekonstruksi ini nantinya akan digelar mulai dari lokasi perencanaan pembunuhan di kafe kawasan Jalan Ngumban Surbakti, Medan, eksekusi pembunuhan di rumah korban Perumahan Royal Monaco, Medan Johor, hingga di lokasi pembuangan jasad korban di kawasan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.


Terkait rekonstruksi pembunuhan hakim Jamaluddin yang digelar hari ini, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir membenarkan hal tersebut.


"Benar, hari ini kita akan melaksanakan rekonstruksi pembunuhan Hakim Jamaluddin," katanya.


Sebelumnya, dalam kasus ini pihak kepolisian telah berhasil mengungkap para pelakunya yakni istri korban ZH (41), dan dua orang eksekutor yakni JP (42) dan RF (29). Istri korban diketahui sebagai otak pelaku pembunuhan Jamaluddin.


Jamaluddin (55) merupakan warga Perumahan Royal Monaco Blok B No 22, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Korban ditemukan meninggal dunia di jurang areal kebun sawit milik masyarakat di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11/2019) siang.


Pada saat ditemukan di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD, korban dalam keadaan kaku terlentang di bangku mobil nomor dua dengan kondisi tidak bernyawa, posisi miring dengan wajah menghadap ke bagian depan.


Kemudian jasad Jamaluddin diautopsi di RS Bhayangakara Medan pada Jumat (29/11/2019) malam. Jenazahnya kemudian dibawa untuk dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11/2019). (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook