Kamis, 14 November 2019 WIB

Kasus Suap Walikota Medan, KPK Larang Akbar Himawan Buchari ke Luar Negeri

Suwardi SinagaRabu, 06 November 2019 16:49 WIB
Istimewa
Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Indomedia.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Akbar Himawan Buchari bepergian ke luar negeri dalam enam bulan ke depan.


Pelarangan dilakukan terkait perkara tindak pidana korupsi dugaan suap terkait dengan proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019 dengan tersangka Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin.


"KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi terkait pelarangan terhadap seorang bernama Akbar Himawan Buchari dalam perkara penyidikan dugaan penerimaan suap oleh Walikota Medan," beber Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis kepada Indomedia.co, Rabu (6/11/2019).


Dijelaskan, pelarangan dilakukan karena ada kebutuhan di penyidikan. Agar sewaktu-waktu dipanggil Akbar Himawan bisa datang, dan tidak sedang berada di luar negeri.


Pelarangan dilakukan selama enam bulan ke depan terhitung sejak 5 November 2019, pungkas Febri.


Dalam perkara ini, selain Walikota Medan, KPK juga sudah menetapkan Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari, dan Kasubbag Protokol Bagian Umum Setda Kota Medan Syamsul Fitri Siregar sebagai tersangka. Saat ini ketiganya sudah ditahan. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook