Selasa, 07 Juli 2020 WIB

Keluar Tak Pakai Masker, KTP Ditarik

Suwardi SinagaSabtu, 02 Mei 2020 19:55 WIB
Istimewa
Plt Walikota Medan Akhyar Nasution menghadiri kegiatan Kita Peduli dengan Pemberian Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19, di Jalan Beo Indah I No 42, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (2/5/2020).

Indomedia.co - Terhitung mulai 1 Mei 2020, Pemko Medan telah memberlakukan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor: 11 Tahun 2020 Tentang Karantina Kesehatan dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid 19) di Kota Medan. Perwal tersebut berisi tentang karantina kesehatan dengan melaksanakan Cluster Isolation serta wajib menggunakan masker.

Demikian disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Akhyar Nasution ketika menghadiri kegiatan Kita Peduli dengan Pemberian Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19, di Jalan Beo Indah I No 42, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (2/5/2020). Bantuan tersebut merupakan inisiatif yang dilakukan Mitra Arsitektur Sumut untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Di dalam perwal tersebut Akhyar menjelaskan, adanya peraturan yang mewajibkan seluruh masyarakat Kota Medan yang berada di luar rumah agar selalu menggunakan masker. Sebab, penggunaan masker dinilai dapat menghindari ataupun mencegah Virus Corona masuk kedalam tubuh karena terhalang dengan adanya masker.

"Siapapun kita yang berada di Kota Medan wajib menggunakan masker, karna masker saya menyelamatkan kalian, masker kalian menyelamatkan saya. Jangan anggap sepele, virus ini bisa saja ada di tangan kita, maka dari itu dengan menggunakan masker, dapat mencegah kita menyentuh hidung dan mulut yang merupakan jalan masuknya virus kedalam tubuh kita. Siapapun dia ayok cegah, dengan menggunakan masker," jelas Akhyar.

Lebih lanjut Akhyar mengatakan bahwa selama tiga hari dari diberlakukannya perwal tersebut, Pemko Medan akan melakukan edukasi dan sosialisasi. Artinya, masyarakat yang tidak menggunakan masker masih diberi peringatan. Setelah tiga hari, Pemko Medan akan memberikan sanksi berupa penarikan KTP atau yang lainnya.

"Selama tiga hari dari berlakunya perwal tersebut, kami (Pemko Medan) masih melakukan edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat yang belum menggunakan masker saat berada di luar rumah. Kami juga membagikan sekitar 3.000 masker gratis kepada masyarakat di seluruh kelurahan se Kota Medan. Setelah tiga hari tepatnya hari Senin, kami akan melakukan razia dan jika masih ada kedapatan masyarakat yang tidak menggunakan masker, maka akan diberikan sanksi tegas berupa penarikan KTP atau yang lainnya tergantung di lapangan nantinya," tegas Akhyar.

Dalam kesempatan tersebut Akhyar juga mengucapkan terma kasih kepada pihak-pihak yang telah ikut berperan bersama pemerintah dalam membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

"Saya berpesan agar seluruh perusahaan yang ada agar selalu menjalankan protokoler kesehatan di tempat kerjanya dengan seluruh karyawan untuk menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan air dan sabun serta menjaga jarak satu dengan yang lainnya," pesan Akhyar. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook