Sabtu, 14 Desember 2019 WIB

Khalifah H Irfansyah Terpilih Menjadi Tuan Guru Babussalam

Suwardi SinagaSenin, 02 Desember 2019 11:39 WIB
Istimewa
Khalifah H Irfansyah.

Indomedia.co - Khalifah H Irfansyah terpilih menjadi Tuan Guru Babussalam mengantikan Syekh H Hasyim Al Sarwani yang wafat pada Sabtu (16/11/2019), dalam Musyawarah zuriat (keturunan) Syekh H Abdul Wahab Rokan Al Kolidi Naqsabandi yang dilaksanakan di perkampungan religi Babussalam, Besilam Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Ahad (1/12/2019).


Tuan Guru Babussalam Syekh H Irfansyah merupakan anak dari Syekh Mu'im Al Wahab Rokan menggantikan almarhum Syekh Hasyim Al Sarwani, kakak beradik dengan Almarhum Syekh Hasyim Al Sarwani.


"Terima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya untuk melanjutkan Tarekat Naqsabandiyah yang dibangun Syekh Abdul Wahab Rokan. Saya mengajak seluruh zuriat untuk bersama-sama membangun Babussalam lebih baik," ujar Tuan Guru Babussalam Irfansyah usai pengumuman terpilihnya dirinya sebagai Tuan Guru Besilam yang baru.


Dilansir dari halkahalki.com, Senin (2/12/2019), Khalifah Irfansyah dipilih dari delapan calon usulan 25 furu (cabang) keluarga cucu dan cicit Syeh H Wahab Rokan. Masing-masing furu, dalam rapat yang dipimpin Khudri Kamil itu, memilih satu nama. Kedelapan nama yang disusulkan yakni Khlifah Irfansyah, Khalifah Mahlil, Syekh Ismail Royan, Khudri Kamil, Zikmal Fuad, Syekh Wan Nurdin, M Yoqdum, dan Rustam Effendi.


Dari delapan nama tersebut, karena tidak ada calon meraih suara mayoritas mutlak, para furu sepakat menyerahkan kepada enam calon yang hadir untuk bermusyawarah menentukan satu nama sebagai Tuan Guru. Dari enam nama tersebut, dua di antaranya menyatakan tidak bersedia. Berikutnya, dua calon yang menolak-- Khudri Kamil dan Mahlil -- dipercaya memilih empat calon tersisa.


"Setelah mempertimbangkan berbagai syarat, disepakati Khalifah Irfansyah sebagai Tuan Guru. Alhamdulillah, proses ini berjalan lancar dan semua ikhlas," ujar Khudri menjelaskan proses musyawarah dalam pemilihan.


Syekh Ismail Royan menyebutkan, proses pemilihan sangat baik dan membuahkan hasil yang baik.


"Ini bisa terjadi karena semua calon bersikap ikhlas dan mengutamakan adab Tarekat Naqsabandiyah," katanya.


Pelantikan Tuan Guru Khalifah Irfansyah direncanakan digelar pada Jumat (6/12/2019) sesuai ketentuan Tarekat Naqsabandiyah. Menurut Khudri, dalam sejarah sejak Tarekat Naqsabandiyah didirikan di Besilam, baru kali ini seluruh zuriat yang diwakili 25 furu hadir dan memberikan suara.


Para furu itu antara lain diwakili Asro Kamal Rokan dan Abdul Khair (Furu Syekh Yahya Affandi Al Wahab), Najib Effendi (Furu Syekh Harun Al Wahab), Nawawi (Syekh Abdul Jabar Al Wahab), Ismail Amar (Syekh Faqih Tuah Al Wahab), KH Syafrudin (Syekh Nashurdin Al Wahab), Fauzi Thaher (Hj Kombang Al Wahab), Jamik Amnur (Hj Rogaiyah Al Wahab), dan Athardin Djunaedi (Aisyah Al Wahab).


Selain memutuskan Tuan Guru baru, Majelis Permusyawaratan Zuriat (MPZ) juga membuat terobosan baru, dengan disepakatinya ketentuan yang berhak dipilih sebagai Tuan Guru. Bila sebelumnya Tuan Guru hanya dapat dipilih dari zuriat lelaki, kini keturunan dari pihak perempuan pun mendapatkan hak yang sama. Ini dimaksudkan untuk mendapatkan calon terbaik dengan banyak pilihan. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook