Selasa, 07 Juli 2020 WIB

Komisi III DPR RI Setujui Idham Azis Jadi Kapolri

Rabu, 30 Oktober 2019 23:42 WIB
tribratanews.polri.go.id
Komjen Pol Idham Azis.

Indomedia.co - Komisi III DPR RI telah melakukan serangkaian
kegiatan uji kelayakan dan kepatutan (fit
and proper test
) calon tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
(Kapolri) Komjen Pol Idham Azis. Dari mulai mengunjungi kediamannya dan bertemu
keluarga secara khusus, sampai dengan uji kelayakan dan kepatutan dengan
mempertanyakan rencana program kerja prioritas untuk institusi Polri.




Rapat uji kelayakan
dan kepatutan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery.
Sejumlah Anggota Komisi III DPR RI dalam sesi pendalaman mempertanyakan program
dan beberapa isu di Polri. Setelah melakukan rapat pleno, Herman mengumumkan
hasilnya, bahwa Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Idham Azis menjadi Kapolri,
keputusan ini diambil secara aklamasi.




“Semua Fraksi
berkesimpulan bahwa tidak perlu membuat pandangan fraksi, namun keputusan
melalui kapoksi, yaitu aklamasi. Aklamasi untuk menyetujui Komjen Idham Azis
sebagai Kapolri,” papar Herry di Ruang Rapat Komisi III Gedung Nusantara II,
Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Keputusan ini disambut tepuk tangan yang
meriah oleh seluruh Anggota Dewan yang hadir.




Dilansir dari situs resmi DPR RI, keputusan persetujuan
Komjen Idham Azis sebagai Kapolri ini akan disampaikan Komisi III DPR RI ke
Pimpinan DPR RI. Rencananya Paripurna hasil uji kelayakan dan kepatutan calon
Kapolri akan digelar besok.




“Sore ini kami
langsung bersurat kepada Pimpinan DPR untuk dibawa ke paripurna besok,"
ujar Herman sembari mengungkapkan, keputusan Komisi III DPR RI akan dibahas
lagi dengan seluruh Pimpinan DPR RI, Rabu sore.




Sementara itu, Komjen
Idham Azis dalam uji kelayakan dan kepatutan membeberkan tujuh program
prioritas untuk memajukan Polri. Program tersebut merupakan penguatan Polri Promoter (profesional, modern dan tepercaya).




"Menuju Indonesia
maju, yang diimplementasikan dalam tujuh program prioritas," katanya.




Tujuh program
tersebut, pertama, mewujudkan SDM yang unggul. Kedua, pemantapan pemeliharaan
keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Ketiga, penguatan penegakan
hukum yang profesional dan berkeadilan. Keempat, pemantapan manajemen media.
Kelima, penguatan sinergi polisi. Keenam, penataan kelembagaan, dan ketujuh
penguatan pengawasan. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook