Selasa, 07 Juli 2020 WIB

Masyarakat MTB Rasakan Getaran Kuat Saat Gempa M 7,3

Suwardi SinagaRabu, 06 Mei 2020 22:39 WIB
BMKG
Gempa M 7,3 dengan kedalaman 133 km berlokasi di Laut Banda atau 180 km barat laut Maluku Tenggara Barat dan 283 km timur laut Maluku Barat Daya, Rabu (6/5/2020) malam.

Indomedia.co - Masyarakat Maluku Tenggara Barat (MTB) merasakan getaran yang kuat saat gempa bermagnitudo 7,3 terjadi pada Rabu (6/5/2020) malam ini sekitar pukul 22.53 waktu setempat atau WITA.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan trtulis kepada awak media menjelaskan, gempa dengan kedalaman 133 km berlokasi di Laut Banda atau 180 km barat laut Maluku Tenggara Barat dan 283 km timur laut Maluku Barat Daya. BPBD Kabupaten MTB melaporkan masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. Mereka merasakan getaran sekitar 3-5 detik.

Sementara itu, laporan dari Pusdalops BNPB pada pukul 23.40 WITA, kondisi di Kabupaten MTB, atau sekarang disebut Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sudah kondusif. Masyarakat yang sempat panik telah kembali ke rumah masing-masing.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten MTB masih melakukan pemantauan ke wilayah kecamatan yang mungkin terdampak, urai Raditya Jati.

Berdasarkan parameter peta guncangan atau shakemap, gempa ini memiliki intensitas kekuatan gempa yang diukur melalui MMI atau Modified Mercalli Intensity II hingga IV. Beberapa wilayah dengan tingkat MMI berbeda sebagai berikut Waingapu, Kupang, Manokwari pada MMI II, Merauke dan Alor MMI II-III, Tiakur, Kaimana, Sorong, Tual, Dobo dan Banda MMI III dan Saumlaki III-IV.

Menurut parameter dari BMKG, MMI IV merujuk pada beberapa kondisi, seperti kekuatan gempa dirasakan mereka yang berada di dalam rumah, atau di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.

Menurut laporan BMKG, gempa tersebut tidak memicu tsunami, pungkas Raditya Jati. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook