Ahad, 12 Juli 2020 WIB

Melawan, Tekab Polsek Medan Area Tembak Joki Jambret

M JawiJumat, 29 Mei 2020 11:31 WIB
Istimewa
Tersangka HM usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.

Indomedia.co - Tim Tekab Polsek Medan Area menangkap seorang joki jambret yang membuat korbannya jatuh terseret di Jalan Elang Ujung, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (28/5/2020) malam.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil menangkap HM (32) warga Jalan Murai I, Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

"Pelaku dalam aksinya berperan sebagai joki sepeda motor," kata Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago, Jumat (29/5/2020).

Faidir mengatakan bahwa penangkapan HM merupakan hasil pengembangan terhadap satu pelaku lainnya yang baru-baru ini ditangkap dan ditembak petugas.

"Sebelumnya, rekannya berinisial RS (31) yang berperan sebagai eksekutor penjambretan lebih dahulu ditangkap. Kedua tersangka menjambret handphone korban Elsa Ria Boru Sihaloho (18) pada Selasa (19/5/2020) kemarin," ucapnya.

Lebih lanjut, Faidir menuturkan bahwa usai melakukan penangkapan terhadap RS, polisi menetapkan HM menjadi DPO. Polisi yang telah menetapkan HM sebagai DPO kemudian melakukan pencarian.

"HM berhasil ditangkap pada Kamis (28/5/2020) sekira pukul 19.00 WIB, Tekab mendapat informasi bahwa DPO kita berada di Pasar XII Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Selanjutnya anggota kita bergerak ke lokasi guna melakukan pengejaran," terangnya.

Setibanya di tujuan petugas melakukan lidik terhadap HM yang ciri-cirinya sudah diketahui. Sekitar dua jam menunggu, petugas mendapati pelaku sedang berjalan kaki. Melihat hal tersebut, polisi langsung menyergap HM, namun ia melakukan perlawanan sehingga petugas memberikan tembakan peringatan namun tak diindahkan.

"Petugas kita terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kiri pelaku," tegas Faidir.

Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelah itu diboyong ke mako guna menjalani pemeriksaan intensif. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook