Jumat, 03 April 2020 WIB

Mendagri Tito Beri Bantuan Fasilitas Isolasi Covid-19 ke Bupati Bogor

Suwardi SinagaKamis, 26 Maret 2020 15:48 WIB
Istimewa
Bupati Bogor Ade M Yasin meninjau Gedung Diklat Kemendagri, di Desa Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (26/3/2020) pagi.

Indomedia.co - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin mengungkapkan kegembiraannya usai meninjau fasilitas Gedung Pendidikan dan Latihan (Diklat) milik Kemendagri di Desa Kemang, Bogor.


Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga dalam keterangan tertulis kepada Indomedia.co, Kamis (26/3/2020).


Gedung Diklat Kemendagri yang berlokasi di Desa Kemang, Kabupaten Bogor itu akan dipinjamkan ke Kabupaten Bogor untuk menangani pasien korban Covid-19. Gedung diklat tersebut memiliki kapasitas penampung karantina Covid-19 sebanyak 160 tempat tidur.


Sebagaimana diketahui, Kabupaten Bogor termasuk wilayah terdampak langsung penularan covid 19 yang mematikan itu. Banyak warga kabupaten Bogor, yang berbatasan langsung dengan Jakarta itu, masuk kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan), jelas Kastorius.


Jumlah ODP di Kabupaten Bogor diprediksi akan bertambah bila rapid test Covid-19 digelar. Karenanya fasilitas karantina atau gedung isolasi mutlak dibutuhkan. Dalam rangka itulah, Mendagri Tito memberikan bantuan penggunaan gedung diklat itu sebagai tempat isolasi Covid-19 bagi warga Kabupaten Bogor.


"Pak Kaban, tolong dihaturkan terima kasih ke Pak Menteri, "setuju pisan" dgn semua fasilitas diklat yang ada," demikian bunyi percakapan WhatsApp Bupati Bogor Ade M Yasin ke Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyadi usai meninjau langsung kondisi fisik dan lokasi diklat tersebut pada Kamis (26/3/2020) pagi.


Selanjutnya, untuk mengantisipasi kapasitas penuh warga ODP yang diisiolasi kelak, Bupati Ade memerintahkan jajarannya di Dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk memasang lebih banyak wastafel untuk keperluan cuci tangan dan pemasangan bilik sanitizer yang statis dan portable di dalam area gedung, jelas Kastorius.


Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga akan dikerahkan untuk melengkapi alat kesehatan dan sarana prasarana lainnya yang mendukung penanganan Covid-19.


Semua kamar dan tempat tidur di fasilitas gedung tampak tertata rapi dan bersih mirip hotel kelas bintang tiga, pungkas Kastorius.


Sekadar informasi, sebelumnya Diklat Kemendagri di Bali juga telah dialihfungsikan sebagai gedung isolasi bagi 205 ABK kapal pesiar asal Bali pada Ahad (22/3/2020). Gedung Diklat Kemendagri yang di Bogor ini merupakan diklat yang kedua yang dialihfungsikan sebagai fasilitas gedung karantina atau isolasi Covid-19.


Penyiapan gedung Diklat Kemendagri di seluruh Indoneisa untuk menjadi alternatif perawatan korban Covid-19 merupakan instruksi Presiden Jokowi ke Mendagri Tito dalam rangka penyediaan sarana untuk antisipasi lonjakan pasien Covid-19 sesuai protokol Kemenkes.


Kemendagri memiliki gedung diklat di hampir semua provinsi di seluruh Indoneisia dengan kapasitas kamar sebanyak 5.036 kamar. Sementara kegiatan diklat di daerah ditangguhkan, gedung tersebut dialihfungsikan sementara untuk penanggulangan Covid-19. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook