Rabu, 03 Juni 2020 WIB

Momentum Harkitnas, Djarot Syaiful Hidayat Bagikan Ribuan Bantuan Untuk Masyarakat

JojoSelasa, 19 Mei 2020 16:54 WIB
Jojo
Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, perwakilan menyerahkan bantuan dari Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Djarot Syaiful Hidayat kepada perwakilan DPC PDI Perjuangan di Dapil SUMUT III, untuk diserahkan kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

Indomedia.co - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei, Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Djarot Syaiful Hidayat, membagikan ribuan paket sembako pada masyarakat dan kader di dapil Sumut III.

Melalui tim, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP itu memberikan bantuan paket sembako sebanyak 2 ribu paket yang terdiri dari beras ukuran 5 Kg, minyak goreng, mi instan, kecap dan lainnya.

Selain itu, 4000 masker juga sudah dibagi ke masyarakat dan kader PDI Perjuangan di wilayah Dapil Sumut III.

"Bantuan ini ditargetkan pada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Dapil Sumut III. Untuk daerah lainnya, pengurus, sayap partai dan anggota Leslatif dari tingkat pusat hingga daerah di seluruh Indonesia, juga bergotong royong membantu di daerah pemilihan masing masing," ujar Djarot saat dihubungi awak media.

Djarot berharap pembagian sembako tersebut dapat membantu program pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bantuan berupa sembako ini menurut Djarot, merupakan wujud gotong royong yang merupakan jati diri partai dan satu nafas dengan warisan leluhur bangsa Indonesia dalam mengatasi berbagai persoalan.

Ia juga menegaskan, pemerintah, baik pusat maupun daerah, tidak akan mampu bekerja sendiri mengatasi permasalahan Covid-19, tanpa ada kerjasama dari masyarakat.

Apalagi, menurutnya, persoalan ini bukan semata tanggungjawab pemerintah saja, tetapi semua pihak karena semua merasakan dampaknya.

"Sehingga semua pihak harus bahu membahu, bekerja sama dan saling tolong menolong dalam mengatasi permasalahan ini," ucapnya.

Wabah Covid 19, imbuh Djarot, tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi sudah menjadi pandemi yang dialami oleh lebih dari 200 negara di dunia.

Baginya, wabah tersebut merupakan persoalan baru sehingga masing-masing negara mencoba menerapkan metode penanggulangan, berdasarkan kajian berbagai hal, termasuk kajian budaya.

Menurut suami Happy Farida ini, peringatan hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei ini, harus dijadikan momentum kebangkitan bangsa Indonesia dari berbagai persoalan.

" Tidak hanya persoalan penanggulangan wabah Covid-19, tetapi juga dampak lain yang ditimbulkannya, baik secara ekonomi, sosial dan budaya," jelasnya.

Djarot mengimbau agar semua pihak dapat menahan diri dari memunculkan berbagai opini negatif dan kritik tanpa solusi tetapi tanpa berbuat.

Baginya hal tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan yang ditimbulkan oleh wabah Covid 19.

Djarot menegaskan, dengan bergotong royong, tidak ada persoalan yang tidak akan selesai. Seberat apapun beban yang muncul, jika dipikul bersama, akan menjadi ringan.

"Dengan peringatan hari kebangkitan nasional ini, benar benar harus menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali bangkit, mengalahkan wabah Covid 19 dengan menjaga kesehatan, tentunya dengan menerapkan aturan dari pemerintah," katanya.

Djarot mengemukakan, bantuan kegiatan gotong royong kemanusiaan PDIP tersebut juga dilakukan secara nasional.

Dikatakannya, para anggota legislatif yang tidak bisa turun ke Dapil karena pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bantuan dikumpulkan di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai.

"Untuk kemudian diteruskan berjenjang hingga ke Pengurus Anak Cabang (PAC) di kecamatan, ranting dan anak Ranting dan selanjutnya diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Pola tersebut, kata Djarot dilakukan, demi menerapkan protokoler kesehatan menjaga jarak atau social distancing, dan bentuk kedekatan partai dengan rakyat.(Jojo)

Editor: Muhari

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook