Senin, 01 Juni 2020 WIB

OTT, KPK Segel Ruang Kerja Walikota Medan

M JawiRabu, 16 Oktober 2019 16:18 WIB
Dokumentasi
Gedung KPK.

Indomedia.co - Setelah mengamankan Walikota
Medan Dzulmi Eldin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja
Walikota Medan, Rabu (16/10/2019).




Pantauan awak media, ruang kerja Walikota
Medan yang berada di lantai dua terlihat sepi. Namun, tetap dijaga oleh petugas
Satpol PP.




Baca: Walikota Medan Sudah Tiba di Gedung KPK,4 Orang Menyusul




Namun saat awak media mencoba untuk
mengambil foto ruang kerja Dzulmi Eldin yang disegel oleh KPK, petugas melarang.




"Bang jangan masuk ya, Bang, tidak
boleh masuk karena sudah diperintahkan," kata salah seorang petugas Satpol
PP dari balik pintu kaca yang hendak menuju ruangan Walikota.




Baca: KPK OTT di Medan, Satu Orang Melarikan Diri




Awak media akhirnya mengambil video dan
gambar dari balik pintu kaca ruangan Eldin. Pintu ruang kerja Dzulmi Eldin terlihat
disegel KPK bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK".




Hingga berita diturunkan suasana di Kantor
Walikota Medan masih seperti biasa. Hanya saja beberapa ruangan pejabat utama terlihat
sepi seperti ruangan Wakil Walikota Medan dan ruangan Sekda.




Baca: OTT di Medan, KPK Sita Rp200 Juta




Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan OTT,
di Medan, Selasa (15/10/2019) malam hingga Rabu (16/10/2019) dini hari.
Sebanyak tujuh orang diamankan.




"Dari OTT malam sampai dini hari
tadi, total tujuh orang diamankan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah.




Baca: KPK OTT di Medan, 7 Orang Diamankan




Dijelaskan, tujuh orang yang diamankan
yakni, Kepala Daerah/Walikota, Kepala Dinas PU, protokoler dan ajudan Walikota,
swasta.




"Uang yang diamankan lebih dari Rp200
juta. Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali.
Tim sedang mendalami lebih lanjut," jelas Febri.




Walikota dibawa ke Jakarta pagi tadi melalui
jalur udara. Sedangkan enam orang lainnya diperiksa di Polrestabes Medan.




"Dalam waktu maksimal 24 jam KPK akan
tentukan status hukum perkara dan pihak yang diamankan," pungkas Febri. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook