Selasa, 07 Juli 2020 WIB

Pelaku Pembunuhan di Cemara Asri Terancam Hukuman Mati

M JawiJumat, 08 Mei 2020 23:40 WIB
M Jawi
Tiga tersangka kasus pembunuhan di Komplek Cemara Asri, saat konferensi pers, di Mapolrestabes Medan, Jumat (8/5/2020).

Indomedia.co - Tiga pelaku pembunuhan Elviana (21) di Jalan Duku No 40, Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Rabu (6/5/2020), yakni J (22), M (22), dan TS (56) ibu J, terancam hukuman mati.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa ketiga pelaku tersebut telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 jo 338 KUHPidana.

"Untuk Pasal 340 jo 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup," tegas Kapolrestabes saat konferensi pers, di Mapolrestabes Medan, Jumat (8/5/2020).

Kasus pembunuhan ini terjadi pada Rabu (6/5/2020) sekitar pukul 13.30 WIB. Tersangka M awalnya menjemput korban untuk datang ke rumah tersangka J di Jalan Duku No 40, Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Sesampai di TKP, tersangka J mengajak korban untuk berhubungan badan. Namun, korban menolak ajakan tersangka. Karena korban menolak, J mendorong dan membenturkan kepala korban ke dinding.

"Setelah korban tak sadarkan diri, tersangka J kemudian melakukan hubungan badan terhadap korban," terang Kapolrestabes.

Usai melakukan perbuatannya itu, J mengambil pisau di dapur lalu menusuk korban di bagian dada kiri dan perut sehingga robek bagian perut korban. M yang sebelumnya sudah berada di TKP kemudian dipanggil tersangka J.

"J kemudian memberitahu kepada M bahwa dia telah membunuh korban. Lalu menyuruh M untuk membeli bensin. Usai M membeli bensin, J mengambil mancis dan menyiram bensin ke tubuh korban dan membakarnya," jelasnya.

Usai korban dibakar, selanjutnya tersangka M menghubungi TS yang merupakan ibu J. Setelah datang tersangka J dan TS mengangkat korban dari kamar mandi ke ruang tengah rumah.

"J kemudian mengambil parang dari dapur lalu membelah perut korban dan memotong lengan korban sebelah kanan. TS kemudian mengambil kardus untuk memasukkan tubuh korban," terang Isir.

Kemudian TS menghubungi orang tua M untuk datang ke TKP. J datang bersama paman M ke TKP. Kemudian diberitahu bahwa tersangka M telah melakukan pembunuhan terhadap korban. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook