Ahad, 23 Februari 2020 WIB

Pelantikan Presiden, Sumut Bersih Dari Demonstrasi

Suwardi SinagaAhad, 20 Oktober 2019 12:56 WIB
Istimewa
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto memimpin patroli, di Medan, Ahad (20/10/2019).

Indomedia.co - Menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, kondisi Sumatera Utara khususnya Kota Medan bersih dari
aksi demontrasi elemen mahasiswa dan masyarakat,
Ahad (20/10/2019).




Hal ini berbanding terbalik pada dua pekan
lalu, dimana tiga ribuan mahasiswa selama tiga hari berturut-turut melakukan
aksi penolakan
revisi UU KPK dan RKUHP di depan Kantor
DPRD Sumut. Aksi berakhir ricuh. Polisi menembakkan gas
air mata untuk membubarkan aksi ricuh dan brutal yang berakhir pada pelemparan
gedung DPRD Sumut dan pe
rusakan belasan mobil polisi. Sebanyak 55 demonstran ditahan dan
ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Sumut.




Saat dikonfirmasi mengenai situasi kamtibmas
yang kondusif, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengucapkan terima
kasih pada elemen mahasiswa dan
lapisan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan pada Polri dan TNI.




"Saya sangat berterima kasih pada
semuanya. Jokowi itu
Presiden Indonesia, bukan presiden kelompok tertentu. Mari kita
pertahankan situasi aman, nyaman dan damai di tanah Sumatera Utara,"
katanya.




Agus juga berjanji akan mempertimbangkan
penghentian kasus atau SP3 yang menjerat pendemo anarkis pada saat demo
beberapa waktu lalu.




Ia juga berterima kasih pada pimpinan
universitas yang telah bekerja
sama dengan pihak keamanan dalam meyakinkan
mahasiswanya untuk tidak turun kejalan dan lebih memprioritaskan langkah hukum
seperti mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.




"Indonesia kan negara hukum, jadi
kalau ada persoalan silahkan ke jalur yang sudah diatur dalam konstitusi, ada
MK, MA dan DPR RI. Terima
kasih pak rektor yang telah percaya pada kami," ucap Agus.




Jenderal bintang dua ini juga mengimbau seluruh
person
el
Polri di
bawah jajaran Polda Sumut agar tetap menjaga sinergitas dengan TNI dan
terus mempertahankannya.




Sementara itu, Ketua Majelis Sinergi Kalam
Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Rizky Emiliya mengapresiasi
kepiawaian Kapolda Sumut dalam membangun komunikasi pada semua pihak dalam
menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.




"Dengan kondusifnya Sumut, berarti Pak Agus berhasil
membangun komunikasi dan meyakinkan seluruh elemen aktifis baik mahasiswa
maupun masyarakat. Karena sangat sayang kalau Sumut tidak aman, maka semua akan
khawatir akan keselamatannya," ujarnya.
(***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook