Selasa, 19 November 2019 WIB

Pelantikan Presiden, Sumut Bersih Dari Demonstrasi

Suwardi SinagaAhad, 20 Oktober 2019 12:56 WIB
Istimewa
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto memimpin patroli, di Medan, Ahad (20/10/2019).

Indomedia.co - Menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, kondisi Sumatera Utara khususnya Kota Medan bersih dari aksi demontrasi elemen mahasiswa dan masyarakat, Ahad (20/10/2019).


Hal ini berbanding terbalik pada dua pekan lalu, dimana tiga ribuan mahasiswa selama tiga hari berturut-turut melakukan aksi penolakan revisi UU KPK dan RKUHP di depan Kantor DPRD Sumut. Aksi berakhir ricuh. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan aksi ricuh dan brutal yang berakhir pada pelemparan gedung DPRD Sumut dan perusakan belasan mobil polisi. Sebanyak 55 demonstran ditahan dan ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Sumut.


Saat dikonfirmasi mengenai situasi kamtibmas yang kondusif, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengucapkan terima kasih pada elemen mahasiswa dan lapisan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan pada Polri dan TNI.


"Saya sangat berterima kasih pada semuanya. Jokowi itu Presiden Indonesia, bukan presiden kelompok tertentu. Mari kita pertahankan situasi aman, nyaman dan damai di tanah Sumatera Utara," katanya.


Agus juga berjanji akan mempertimbangkan penghentian kasus atau SP3 yang menjerat pendemo anarkis pada saat demo beberapa waktu lalu.


Ia juga berterima kasih pada pimpinan universitas yang telah bekerja sama dengan pihak keamanan dalam meyakinkan mahasiswanya untuk tidak turun kejalan dan lebih memprioritaskan langkah hukum seperti mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.


"Indonesia kan negara hukum, jadi kalau ada persoalan silahkan ke jalur yang sudah diatur dalam konstitusi, ada MK, MA dan DPR RI. Terima kasih pak rektor yang telah percaya pada kami," ucap Agus.


Jenderal bintang dua ini juga mengimbau seluruh personel Polri di bawah jajaran Polda Sumut agar tetap menjaga sinergitas dengan TNI dan terus mempertahankannya.


Sementara itu, Ketua Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Rizky Emiliya mengapresiasi kepiawaian Kapolda Sumut dalam membangun komunikasi pada semua pihak dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.


"Dengan kondusifnya Sumut, berarti Pak Agus berhasil membangun komunikasi dan meyakinkan seluruh elemen aktifis baik mahasiswa maupun masyarakat. Karena sangat sayang kalau Sumut tidak aman, maka semua akan khawatir akan keselamatannya," ujarnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook