Ahad, 12 Juli 2020 WIB

Pembunuhan di Cemara Asri Diduga Bermotif Asmara

M JawiKamis, 07 Mei 2020 10:59 WIB
Istimewa
Personel kepolisian dan warga di lokasi pembunuhan, Rabu (6/5/2020) malam.

Indomedia.co - Peristiwa pembunuhan di Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menghebohkan warga sekitar, Rabu (6/5/2020) malam.

Informasi diperoleh, korban merupakan wanita muda bernama Elvina (21) warga Jalan Pukat IV, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.

Ia diduga dibunuh pacarnya inisial M (22) warga Jalan Garuda, Kelurahan Bantan Timur.

Pelaku ditemukan sekarat di samping korban karena berupaya bunuh diri dengan meminum racun. Sedangkan korban nyaris tak dapat dikenali akibat terbakar serta banyaknya sayatan di tubuh korban.

Informasi diperoleh, kasus pembunuhan itu diduga berlatarbelakang asmara karena di lokasi kejadian ditemukan selembar surat.

Terungkapnya kasus pembunuhan ini ketika teman korban berisial J pulang ke rumahnya dan menemukan korban sudah dalam keadaan tewas mengenaskan, dan pelaku sekarat.

Sebelumnya, sekitar pukul 14.00 WIB, pasangan tersebut datang ke rumah J di Kompleks Cemara Asri, Jalan Duku, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Keduanya datang dengan berboncengan Honda Vario BK 3436 AIN. J kemudian keluar meninggalkan pasangan tersebut di rumahnya.

Tapi alangkah terkejutnya J begitu tiba rumahnya, J menemukan korban sudah tidak bernyawa berlumuran darah. Sementara M ditemukan tak sadarkan diri diduga akibat minum racun.

Karena bingung, J menghubungi orang tuanya yang sedang berada di luar. Setibanya orang tuanya di rumah, J kemudian menghubungi orang tua M dan melaporkan M tak sadarkan diri di rumahnya. Orang tua M yang tiba di lokasi langsung menghubungi orang tua Elvina memberitahukan peristiwa tersebut.

Mereka kemudian menghubungi petugas kepolisian. Personel Polsek Percut Sei Tuan dan Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

M yang masih tak sadarkan diri dibawa ke rumah sakit, sedangkan korban Elvina, dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo mengatakan kasus tersebut masih dilakukan pemeriksaan. Pihaknya mendapat informasi bahwa ada dua orang di dalam rumah, dimana salah satunya sudah meninggal dunia.

"Ada dua orang di dalam rumah. Saat ditemukan korban sudah meninggal dalam kondisi berlumuran darah," katanya.

Sedangkan satu orang lagi yang masih kritis sedang didalami pihaknya.

"Kedua orang ini kita bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi terhadap korban," ucap Aris.

Dalam peristiwa ini petugas juga menyita barang bukti di antaranya sepeda motor Honda Vario 150 BK 3436 AIN warna hitam, dua bilah pisau, selembar surat, martil, helm, kardus, dan sejumlah HP. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook