Selasa, 02 Juni 2020 WIB

Pemprov Sumut Akan Berikan Bantuan Kepada Penambang Liar di Hutabargot Mandailing Natal

MS PutraAhad, 01 Desember 2019 21:21 WIB
MS Putra
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap didampingi Kadis Ketahanan Pangan Mandailing Natal, Kabid Peternakan Mandailing Natal, Camat Hutabargot melakukan pertemuan dengan PPL Dinas Pertanian Mandailing Natal, di Kantor Camat Hutabargot, Ahad (1/12/2019).

Indomedia.co - Masalah tambang tanpa
izin
di
Kabupaten Mandailing Natal
,
Provinsi Sumatera Utara sudah menasional karena adanya bayi lahir dengan kondisi tidak wajar. Permasalahan ini sudah
menjadi atensi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut)
.




Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahan
Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap saat melakukan pertemuan dengan
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian
Kabupaten Mandailing Natal,
di Kantor Camat Hutabargot
,
Kabupaten Mandailing Natal, Ahad
(1/12/2019).




Ia mangatakan, masalah tambang liar yang
menggunakan merkuri, sehingga ada kejadian beberapa bagi lahir dengan kondisi
tidak wajar, sudah menjadi atensi
Pemprov
S
umut.




Kondisi
ini sudah lama berlangsung, sehingga
sudah menjadi masalah sosial," ucapnya.




Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah membentuk
tim, untuk memberikan solusi kepada penambang liar
.




Solusi yang akan diberikan oleh Pemprov Sumut adalah berupa
bantuan kepada masyarakat yang menggantungkan hidup pada pertambangan liar
.




Bantuan tersebut berupa komoditi yang cepat
menghasilkan seperti ternak ayam, sapi, kambing, itik dan holtikultura,
jelasnya.




Melihat potensi di daerah ini, sangat
berpotensi untuk mengembangkan usaha lainnya,
ungkapnya.




Saya
berharap PPL se K
ecamatan Hutabargot supaya melakukan pendataan kelompok tani dan
masyarakat yang menggantungkan hidup pada pertambangan liar,"
harapnya.




Siapa masyarakat yang menggantungkan hidup di
tambang, tetapi dia tidak masuk dalam kelompok tani, itu yang perlu dimasuk
kan sebagai anggota
kelompok tani, karena orang itu
yang dikhususkan, agar mereka mau beralih dari
tambang,
tegasnya.




Dan
perlu saya sampaikan pemberian bantuan ini juga nantinya tidak boleh
mengabaikan aturan dan persyaratan, harus tetap mengacu pada peraturan yang
ada,"
katanya.




Pertemuan
tersebut turut dihadir
i Kadis Katahan Pangan Mandailing
Natal
Siar Nasution, Sekretaris Dinas Ketahan Pangan Mandailing Natal, Kabid
Peternakan Dinas Pertanian
Mandailing
Natal
, dan Camat Hutabargot. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook