Sabtu, 14 Desember 2019 WIB

Pemprov Sumut Akan Berikan Bantuan Kepada Penambang Liar di Hutabargot Mandailing Natal

MS PutraAhad, 01 Desember 2019 21:21 WIB
MS Putra
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap didampingi Kadis Ketahanan Pangan Mandailing Natal, Kabid Peternakan Mandailing Natal, Camat Hutabargot melakukan pertemuan dengan PPL Dinas Pertanian Mandailing Natal, di Kantor Camat Hutabargot, Ahad (1/12/2019).

Indomedia.co - Masalah tambang tanpa izin di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara sudah menasional karena adanya bayi lahir dengan kondisi tidak wajar. Permasalahan ini sudah menjadi atensi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).


Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap saat melakukan pertemuan dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, di Kantor Camat Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal, Ahad (1/12/2019).


Ia mangatakan, masalah tambang liar yang menggunakan merkuri, sehingga ada kejadian beberapa bagi lahir dengan kondisi tidak wajar, sudah menjadi atensi Pemprov Sumut.


Kondisi ini sudah lama berlangsung, sehingga sudah menjadi masalah sosial," ucapnya.


Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah membentuk tim, untuk memberikan solusi kepada penambang liar.


Solusi yang akan diberikan oleh Pemprov Sumut adalah berupa bantuan kepada masyarakat yang menggantungkan hidup pada pertambangan liar.


Bantuan tersebut berupa komoditi yang cepat menghasilkan seperti ternak ayam, sapi, kambing, itik dan holtikultura, jelasnya.


Melihat potensi di daerah ini, sangat berpotensi untuk mengembangkan usaha lainnya, ungkapnya.


Saya berharap PPL se Kecamatan Hutabargot supaya melakukan pendataan kelompok tani dan masyarakat yang menggantungkan hidup pada pertambangan liar," harapnya.


Siapa masyarakat yang menggantungkan hidup di tambang, tetapi dia tidak masuk dalam kelompok tani, itu yang perlu dimasukkan sebagai anggota kelompok tani, karena orang itu yang dikhususkan, agar mereka mau beralih dari tambang, tegasnya.


Dan perlu saya sampaikan pemberian bantuan ini juga nantinya tidak boleh mengabaikan aturan dan persyaratan, harus tetap mengacu pada peraturan yang ada," katanya.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Kadis Katahan Pangan Mandailing Natal Siar Nasution, Sekretaris Dinas Ketahan Pangan Mandailing Natal, Kabid Peternakan Dinas Pertanian Mandailing Natal, dan Camat Hutabargot. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook