Ahad, 08 Desember 2019 WIB

Pergerakan Tanah Lokasi Tambang di Kaltara Bukan Likuifaksi

Suwardi SinagaSenin, 04 November 2019 21:56 WIB
Istimewa
Pergerakan tanah di lokasi tambang di Kaltara bukan likuifaksi.

Indomedia.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama tim dari PT Pipit Mutiara Jaya melakukan peninjauan lapangan atas peristiwa patahan dari pergerakan tanah yang terjadi di wilayah lahan usaha milik PT Pipit Mutiara Jaya (IUP PMDN) site Bebatu, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Sabtu (2/11/2019).


“Kegiatan peninjauan lapangan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan tentang peristiwa longsoran tanah yang sempat diduga merupakan fenomena likuifaksi pada 29 Oktober 2019 lalu. Selain itu, dalam laporan juga diperoleh data korban jiwa dinyatakan nihil/tidak ada, namun ada enam unit alat berat yang tertimbun di antaranya; tiga excavator, satu dozer, satu ADT, satu LV. Menurut data yang diterima, tiga excavator sudah berhasil dievakuasi,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Senin (4/11/2019).


Berdasarkan hasil peninjauan tersebut ditambah hasil investigasi oleh tim dari Dinas ESDM Provinsi Kaltara, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltara, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Tidung disimpulkan bahwa fenomena itu bukan merupakan likuifaksi atau pencairan tanah seperti yang sempat beredar luas.


Kedepannya pihak dinas terkait diharapkan agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan Kuasa Penguasaan (KP) di wilayah kerja masing-masing. Sedangkan bagi masyarakat dan para pekerja agar tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, pungkas Agus Wibowo. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook