Sabtu, 18 Januari 2020 WIB

Polisi Periksa 22 Saksi Ungkap Kasus Kematian Hakim PN Medan

M JawiJumat, 06 Desember 2019 20:15 WIB
akpol.ac.id
Logo Polda Sumut.

Indomedia.co - Kasus kematian Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin (55) yang mayatnya ditemukan di areal kebun sawit di kawasan Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara beberapa hari lalu sampai saat ini belum juga terungkap.


Terkait kasus ini, pihak kepolisian sudah memeriksa 22 saksi untuk mengungkap kasus kematian Jamaluddin. Namun, dari keterangan puluhan saksi itu belum juga diketahui siapa pelaku pembunuhan tersebut.


"Sampai saat ini baru kita periksa 22 saksi, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019).


Ditanyai terkait pemeriksaan terhadap keluarga Jamaluddin di Nagan Raya, Aceh, oleh pihak kepolisian, Nainggolan membenarkan hal tersebut. Namun, dirinya tidak merinci pemeriksaan yang dilakukan tim di Nagan Raya itu.


"Ya ada, ada tim yang datang ke Nagan Raya untuk mengambil BAP," ucapnya.


Sebelumnya, Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto menuturkan bahwa status istri kedua korban masih sebatas saksi. Penyidik juga telah memeriksa Ketua PN Medan, panitera, Humas PN Medan, hingga sejumlah hakim di PN Medan dan staf Hakim Jamaluddin. Namun Eko enggan menjelaskan secara rinci kasus itu.


"Masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan intensif kasus ini, mohon doanya," tuturnya.


Untuk diketahui bahwa Jamaluddin (55) merupakan warga Perumahan Royal Monaco Blok B No 22 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Korban ditemukan meninggal dunia di jurang areal kebun sawit milik masyarakat di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11/2019) siang.


Pada saat ditemukan korban berada di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD dalam keadaan terlentang di bangku mobil nomor dua dengan kondisi tidak bernyawa dengan posisi miring dengan wajah mengarah ke bagian depan.


Kemudian jasad Jamaluddin telah diautopsi di RS Bhayangakara Medan pada Jumat (29/11/2019) malam. Jenazahnya kemudian dibawa untuk dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11/2019). (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook