Ahad, 12 Juli 2020 WIB

Relawan Jokowi: Ganti Istilah New Normal Jadi Fahasbuna

Suwardi SinagaKamis, 28 Mei 2020 10:50 WIB
Dokumentasi
Kornas Relawan Bertuhan Safrizal membantu warga terdampak Covid-19.

Indomedia.co - Relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam Relawan Bersama Rakyat Bantu Harimau Nasional (Bertuhan) menolak penggunaan istilah New Normal untuk penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut Koordinator Nasional Relawan Bertuhan Safrizal, pengelola negara sudah terlalu jauh ngelantur seakan sah-sah saja dan mendapat pembenaran publik ketika mereka membuat istilah berbahasa yang bukan bahasa Indonesia dalam program-program kedinasan, pelayanan publik, dan sebagainya.

"Itu semua sangat menyayat hati dan perasaan anak bangsa yang sangat cinta kepada bahasa Indonesia, memang hampir tidak ada yang memprotesnya. Tapi saat ini sudah sangat keterlaluan," ujar Rizal yang juga Presiden Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor (GAGAK) dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Kamis (28/5/2020).

Wakil Sekretaris PCNU Medan ini menolak istilah New Normal untuk penanggulangan Covid-19 yang mengundang perdebatan dan polemik. Aplikasi dan manfaat program tersebut mudah-mudahan baik. Tapi, nama program yang berbahasa Inggris itu tidak baik menurut sudut pandang kebangsaan.

"Saya tidak hanya keberatan tanpa alasan dan solusi. Disinilah kita dituntut menunjukkan identitas kebangsaan kita di mata dunia. Gotong royong kita selaku bangsa Timur yang luhur biar menggema seantero dunia. Istilah Fase Hidup Sehat Baru Indonesia disingkat Fahasbuna saya kira lebih tepat dan lebih diterima oleh bangsa yang santun ini," urai Rizal.

Istilah Fahasbuna untuk penanggulangan Covid-19, jelas Rizal, insyaallah akan diterima seluruh kalangan anak bangsa. Apalagi jika ditambahkan keterangan singkatan dari Fase Hidup Sehat Baru Indonesia yakni Fahasbuna yang berarti cukup Corona jadi pelajaran bagi kami.

"Kita tidak menggunakan bahasa selain bahasa Indonesia. Tapi ketepatan singkatannya mirip doa, fahasbuna," pungkas Rizal. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook