Ahad, 12 Juli 2020 WIB

RMINU Purwakarta Minta Guru Ngaji Masuk Dalam Penerima Bantuan Covid-19

Budi WAhad, 19 April 2020 18:03 WIB
Istimewa
Sekretaris PC RMINU Purwakarta Nizar Maulana Malik.

Indomedia.co - Pengurus Cabang Rabithah Ma'ahid al Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Purwakarta meminta Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk memperhatikan para guru ngaji di tengah pandemi Covid-19.

Sekretaris PC RMINU Purwakarta Nizar Maulana Malik mengatakan, saat ini cukup banyak bantuan yang disalurkan oleh pemerintah, baik dari pusat, daerah atau kabupaten.

"Tapi tidak ada bantuan untuk para guru ngaji," kata Nizar, Ahad (19/4/2020).

Ia menyebutkan, bahwa guru ngaji juga terkena dampak wabah Covid-19. Namun menurut Nizar, para guru ngaji memang tidak berteriak untuk meminta bantaun dari pemerintah.

"Karena mereka menjaga adab dan muru'ahnya," kata Nizar.

Nizar mengungkapkan, selama ini para guru ngaji melakukan aktivitasnya secara swadaya dan sukarela. Namun sudah sepantasnya para guru ngaji juga, mendapatkan perhatian dalam bantuan terkait Covid-19 ini.

Menurut Nizar, di Kabupaten Purwakarta, terdapat sekitar 400-an pondok pesantren yang sudah mendapatkan legalitas atau izin operasional. Sedangkan jumlah guru ngaji di Purwakarta sekitar 5.000 orang.

Ia mengakui, bahwa data terkait guru ngaji, memang tidak terdata dengan baik. Namun menurutnya, data itu bisa saja didapatkan, jika memang guru ngaji akan diberikan bantuan tersebut.

"Semoga pemerintah tergerak hatinya untuk peduli terhadap guru-guru ngaji," tegas Nizar. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook