Rabu, 16 Oktober 2019 WIB

Selidiki Penyebaran Paham Teroris, Densus Periksa Pelaku Bom Kartasura

Selasa, 11 Juni 2019 21:44 WIB
tribratanews.polri.go.id
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Indomedia.co - Densus 88 AT melakukan pemeriksaan terhadap pelaku bom bunuh diri di Pospol Kartasura, Rofik Asharuddin (23). Penyelidikan salah satunya jejak komunikasi Rofik.


"Pemeriksaan masih berlangsung, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tahanan Densus 88AT untuk mencari tahu sejauh mana dia biasa berhubungan sampai mau terima paham kekerasan dan kepada siapa dia berkomunkasi dan kepada siapa memperkenalkan paham itu," ungkap Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (11/6/2019).


Dilansir dari situs resmi Polri, Kapolda Jawa Tengah menjelaskan, setelah pemeriksaan oleh Densus 88, pelaku akan ditahan di tahanan Mapolda Jateng. Rofik akan ditempatkan sel terpisah sembari menunggu proses hukum selanjutnya.


"Penahanan 40 hari pertama. Kamis pisah, sudah siapkan sel pisah, kami punya tahanan lain 10 orang. Sekarang belum dilakukan penahanan di polda, masih pemeriksaan di Densus. Nanti kalau sudah di sini punya hak untuk dibesuk," jelas Rycko Amelza Dahniel.


Sebelumnya Rofik berusaha meledakkan diri pada 3 Juni 2019 malam di Pos Polisi Kartasura. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sedangkan Rofik menderita luka-luka hingga akhirnya dirawat di RS. Bhayangkara Semarang.


Rofik diketahui bahwa dirinya sudah dibaiat oleh pimpinan ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi lewat Facebook pada akhir 2018. Sejak saat itulah ia merencanakan pengeboman dengan mencicil membeli bahan peledak yang dibelinya dengan uang meminta ibunya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook