Rabu, 03 Juni 2020 WIB

Seorang PDP Asal Padangsidimpuan Meninggal Dalam Perjalanan Menuju RSUP H Adam Malik

M JawiSabtu, 04 April 2020 16:07 WIB
Dokumentasi
Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP H Adam Malik Medan dr Ade Rahmaini.

Indomedia.co - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Padangsidimpuan meninggal dunia saat akan dirujuk ke RSUP H Adam Malik, Medan pada Jumat (3/4/2020) malam.


Informasi diperoleh bahwa PDP asal Padangsidimpuan tersebut merupakan seorang wanita hamil berinisial EAA itu meninggal saat sedang dalam perjalanan ke RSUP H Adam Malik.


Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP H Adam Malik Medan dr Ade Rahmaini membenarkan hal tersebut. Ade mengatakan bahwa setibanya pasien itu di RSUP Haji Adam Malik sudah dalam keadaan meninggal dunia.


"Pasien ini Death on Arrival (DOA) yang begitu sampai sudah meninggal," kata dr Ade, Sabtu (4/4/2020).


DOA adalah istilah yang digunakan pada pasien yang meninggal secara klinis sebelum sampai di rumah sakit.


Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan hal yang sama.


"Pasien PDP tersebut setibanya di RSUP Haji Adam Malik sudah meninggal dunia," ucapnya.


Namun begitu, Aris menyampaikan, bahwasanya pasien belum sempat dipastikan apakah positif terpapar virus corona.


"Yang dari Padangsidimpuan itu meninggal. Statusnya masih PDP, dan belum belum sempat di-rapid test karena sampai di RS Adam Malik sudah meninggal," ungkapnya


Menurut Aris, rencananya PDP yang meninggal tersebut akan dikebumikan di TPU Simalingkar yang sudah dikhususkan sebagai lokasi pemakaman pasien Covid-19.


Saat ini Plt Walikota Medan Akhyar Nasution dan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution sedang melakukan koordinasi perihal pemakaman.


"Pasien akan dikebumikan di Medan. Saat ini lagi koordinasi antara Walikota Medan dan Walikota Padangsidimpuan," tandasnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook