Rabu, 22 Januari 2020 WIB

Sudah 22.985 Ekor Babi Mati Akibat Hog Cholera di Sumut

M JawiSabtu, 07 Desember 2019 17:11 WIB
Istimewa
Sebanyak 13 ekor bangkai babi dikuburkan di Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Indomedia.co - Dalam waktu dua pekan terakhir, jumlah babi yang mati di Sumatera Utara akibat hog cholera atau kolera babi naik dua kali lipat. Pada 22 November 2019 lalu, baru sebanyak 10.289 yang mati.


Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumut Mulkan Harahap mengatakan kasus kematian ternak babi akibat terkena virus kolera babi atau hog cholera masih terus berlanjut. Sampai Jumat (6/12/2019) kemarin, pihaknya mencatat jumlah babi yang mati di Sumut sudah mencapai 22.985 ekor.


"Hampir dua kali lipat dari data terakhir yang disampaikan pada 22 November 2019 lalu sebanyak 10.289 ekor. Sampai saat ini kematian babi itu positif karena hog cholera. Kalau terindikasi African Swine Fever (ASF) kita masih tunggu dari Menteri Pertanian," kata Mulkan, Sabtu (7/12/2019).


Mulkan menjelaskan bahwa dari 22.985 babi yang mati tersebut tersebar di 16 kabupaten/kota, yakni di Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun, Pakpak Bharat, Tebing Tinggi, Pematangsiantar dan Langkat.


"Dari 16 kabupaten/kota yang terdapat kematian babi itu, Deli Serdang merupakan yang tertinggi dengan angka 6.997 ekor. Sedangkan yang tercatat kematian paling sedikit ada di Pematangsiantar hanya 12 ekor," jelasnya.


Mulkan menambahkan bahwa, saat ini pihaknya terus bekerja. Terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menyemprotkan desinfektan, membuka posko, penguburan bangkai babi, dan mencegah masyarakat membuang bangkai babi secara sembarangan.


"Kita masih terus melakukan sosialisasi, penguburan tetap dilakukan terhadap bangkai babi," tambahnya. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
Komentar Facebook